Skip to main content

Posts

Showing posts with the label Yummy Story

Sarikaya, Si Kaya yang Bikin Ceria ^__^

Sarikaya selalu mengingatkan saya akan masa kecil yang ceria^__^
Rasanya yang manis lembut bagaikan meleleh di permukaan lidah.
Kalau Lebaran tiba, Sarikaya selalu menghiasi meja. Tak ketinggalan sepiring ketan putih sebagai pendampingnya.
Sekian tahun berlalu, kenangan akan masa kecil yang manis semanis sarikaya tak akan lekang oleh masa. So, saat saudariku datang dari Batam dan berlibur ke Jakarta, inilah saatnya untuk bernostalgia. kamipun memasak sarikaya dengan resep rekaan sendiri.




Berikut resepnya:
Telur ayam
Irisan halus gula aren
Santan kental
Gula pasir
Garam
Daun pandan

Cara memasaknya :

Si Item Manis dari Tirta Sanita

Selalu ada yang menarik dari setiap kunjunganku ke daerah ini. Saat itu temaram mulai menghinggapi kawasan wisata air panas Tirta Sanita Ciseeng. Aku dan suami berjalan menelusuri kawasan gunung kapur menunggu azan magrib memanggil. Kawasan wisata itu mulai senyap. Para pemondok sudah masuk ke dalam pesanggrahan. Wahan-wahana sudah tutup. Hanya para sekuriti yang terlihat di sana sini seiring pergantian jam kerja.
Dari balik gunung kapur terlihat sesosok ibu berjalan perlahan. Di tangan kanannya dia menjinjing sebuah keranjang plastik berwana hijau muda bertutup daun. Melihat kehadiran kami, dia pun bergegas menghampiri. menawarkan dagangannya. Yang ternyata sudah hampir habis.

"Apa itu, Bu? "
Saya melihat bungkusan makanan mirip lontong tapi daunnya masih hijau segar bagaikan belum dimasak.
"Ini uli, Bu," jelasnya. Dengan sigap dia menyodorkan pada saya.
"Oh, uli. Saya tau, ini dari ketan kan?"
"Benar. Dimakannya dengan ini," dia menyodorkan b…

Si Manis dari Ciseeng

Tanah Ciseeng memang kaya. Siapa menyangka di sini ada manisan pala. Berarti ada pohon pala dong. Kan gak mungkin buah palanya dikirim dari Banda Neira sana :D
Kuliner nostalgia kembali mengharu biru. Jadi ingat saat kecil dulu di kota wisata Bukittinggi ^__^
Setiap pulang ambil uang pensiun, nenekku yang pensiunan kepala sekolah rakyat di zaman kolonial dulu akan mengajak kami mampir di sebuah toko kecil di kampung cina.
Toko ini sangat khas dengan penganan yang ada di dalamnya. Selain cemilan khas tionghoa, juga ada manisan pala. Cemilan kesukaan keluarga kami.
Saat itu manisan pala termasuk makanan langka. Karena selain tak semua orang suka, harganya juga lumayan. Jadi, kami hanya bisa menikmati cemilan kaya khasiat ini sekali sebulan saja, karena jarak rumah dari kampung cinapun tak terlalu dekat.
Dan sungguh tak terduga jika akhirnya setelah merantau sekian lama, kami bertemu salah satu kuliner nostalgia di Ciseeng Parung. Si Manisan Pala ^__^





Saat ditanya pada bapak penjualnya,…