Skip to main content

Posts

Dia Bilang Alhamdulillah

Pada suatu pagi saat saya sedang bersepeda menuju lapak penjual nasi uduk, saya melihat seorang kakek sedang menggelar selembar plastik bening yang sudah lusuh dan keriput. Dia menyusun aneka kepingan CD bekas tanpa pembungkus berjejer di atas hamparan plastik tersebut. Saat saya mengamati lebih dekat. Melihat  rambut panjang awut-awutan yang dimilikinya serta pakaian lusuh yang mungkin sudah berbulan-bulan dia pakai, saya yakin, itu kakek tua yang selama ini disangka orang gila oleh warga. Dia sering mangkal di emperan jalan depan SMA sembari memarkir gerobaknya yang penuh barang rombeng. tapi dia bukan penjual barang bekas. Karena saya gak pernah mendengar suaranya berteriak “barang bekas!” seperti para penjual barang bekas lainnya. Dan saya juga tak pernah menangkap ekspresi apapun di wajahnya yang penuh keriput,  kecoklatan dihajar teriknya sinar mentari Jakarta itu. Makanya saya mengasumsikan dia

Si Manis dari Ciseeng

 Tanah Ciseeng memang kaya. Siapa menyangka di sini ada manisan pala. Berarti ada pohon pala dong. Kan gak mungkin buah palanya dikirim dari Banda Neira sana :D Kuliner nostalgia kembali mengharu biru. Jadi ingat saat kecil dulu di kota wisata Bukittinggi ^__^ Setiap pulang ambil uang pensiun, nenekku yang pensiunan kepala sekolah rakyat di zaman kolonial dulu akan mengajak kami mampir di sebuah toko kecil di kampung cina. Toko ini sangat khas dengan penganan yang ada di dalamnya. Selain cemilan khas tionghoa, juga ada manisan pala. Cemilan kesukaan keluarga kami. Saat itu manisan pala termasuk makanan langka. Karena selain tak semua orang suka, harganya juga lumayan. Jadi, kami hanya bisa menikmati cemilan kaya khasiat ini sekali sebulan saja, karena jarak rumah dari kampung cinapun tak terlalu dekat. Dan sungguh tak terduga jika akhirnya setelah merantau sekian lama, kami bertemu salah satu kuliner nostalgia di Ciseeng Parung. Si Manisan Pala ^__^ Saat ditanya pada

Rambutan Si Buah Cantik Multiguna

Ladies, pasti sudah pada tahu ya kalau Rihanna si penyanyi bersuara cantik itu penyuka buah rambutan? Wah. Jadi heran kan? Apa sih istimewanya buah berambut merah ini? Di saat banyak diantara kita lebih tertarik dengan buah-buahan impor seperti apel washington, anggur, peach dan sejenisnya, penyanyi Amerika ini malah terpesona makan rambutan. Salah satu buah dari negeri  tropis yang bahkan tak bisa tumbuh di Amerika sana. Nah, mau tahu hal apa saja yang membuat rambutan istimewa? Berikut sejumlah keistimewaan buah rambutan: 7 hal yang menarik tentang buah rambutan: 1. Buah rambutan lebih suka tumbuh di daerah tropis yang bersuhu tropis sekitar 25 derajat Celcius. Tingginya  bisa mencapai  8 meter! 2. Bernama  latin nephelium lappaceum, si cantik berwarna cerah ini hanya bisa ditemukan tersebar di  kawasan tropis seperti Malaysia, Indonesia, Thailand, Filifina, Vietnam, dan sejumlah pulau-pulau di kawasan asia tenggara.  Meskipun demikian rambutan juga bisa tumbuh di kawas

Miliki Gaya Hidup Sehat, Bisa Karena Biasa!

Semua bermula saat masih SD kelas 6. Aku diajak Ibu menengok seorang Bibi yang baru pulang dari rumah sakit. Sang Bibi yang sudah lama tak jumpa karena tinggal di luar kota ini ternyata baru saja menjalani operasi pembuatan anus. Suer, mendengarnya saja aku sudah ngeri.Untung aku nggak melihat bekas operasinya apalagi anus buatannya, yang katanya dibuatkan di bagian pinggang. Kebayang kan kalau pup dengan anus berada di bagian pinggang? Sepanjang perjalanan pulang aku menghujani Ibu dengan pertanyan “mengapa”? “Mengapa Bibi sampai dioperasi seperti itu? Mengapa Bibi mau saja? Mengapa? Mengapa?”

Makaroni Beracun Berbahan Plastik

Sungguh mengejutkan, pada saat asyik menikmati renyahnya makaroni goreng, putriku  menemukan selembar plastik bening tertanam ke dalam sebuah makaroni. Dia langsung curiga dan melapor. "Bunda, sepertinya makaroni ini mengandung plastik deh." "Ah, masa? Kelihatannya gaka da yang aneh tuh. Lagian makaroni ini kan dijual di warung yang udah kita percaya," jawabku. "Tapi kan pemiliki warung jualan makaroni goreng bikinan orang lain bukannya dia goreng sendiri," Putriku berargumen. Untuk memastikan, kami pun melakukan percobaan. Kami membakar makaroni tersebut  dan bisa terlihat jelas bahwa makaroni tersebut dengan mudahnya terbakar dan setelah dipadamkan pun asapnya jelas sekali berbau plastik gosong. jadi, berhati-hatilah. Bahkan ngemil makanan dari warung yang kita percayapun ternyata tak seaman dugaan kita .

Manfaat Celak untuk Kesehatan Mata

Berawal dari keluhan gatal pada kedua kelopak mata, maka saya pun akhirnya bertanya pada simbah (Google) kira-kira apa penyebab derita gatal pada kedua kelopak mata ini.  Jangan tanya mengapa saya tak langsung ke dokter mata.  Karena tanpa ditanya pun saya akan menjelaskan :D  Sebabnya adalah karena saya merasa sudah lebih pinter *gubrak deh hehe :D Alasannya adalah karena sejarah malapraktek yang sering dialami oleh sejumlah besar anggota keluarga kami. Perbandingan kami bertemu dokter yang bisa diandalkan dengan dokter yang (mungkin lulusnya karbitan) sehingga sering salah diagnosa dan akhirnya pasien menjadi korban itu bisa dikatakan 80:20. 

Es Lidah Buaya dari Ketan Susu Cilandak

Ladies, sepulang dari tempat hangout paling asyik di Jakarta Selatan, saya tak bisa menahan diri untuk membawa pulang hasil panenan Kedai Ketan Susu Cilandak. Ya, bukan hanya ketan susu saja yang ada di sana, tapi ada juga aneka buah dan sayur. Salah satunya Lidah buaya. Lidah buaya   segar  jumbo ini mau diapakan ya? Saya belum punya  pengalaman mengolah lidah buaya sebelumnya.