Skip to main content

Posts

Buku Perdana Nusantara Bertutur dan Kompas Klasika

Akhirnya buku kumpulan dongeng fabel dari Nusantara Bertutur yang duet bersama Kompas Klasika pun terbit untuk pertama kalinya. Alhamdulillah aku termasuk salah satu penulis di dalamnya. Dan ini sungguh luar biasa karena aku bisa satu buku dengan para penulis cerita anak senior. Dongeng merupakan sebuah cerita fiksi yang biasanya dibacakan pada anak menjelang tidur. Fabel merupakan kisah fiksi yang para tokohnya adalah satwa. Buku dari Nusantara Bertutur ini terdiri dari sejumlah kisah mengenai perilaku luhur yang dicontohkan oleh para tokoh satwa di dalam buku ini. Namun jika, para orangtua sedang sibuk dan tak sempat membacakan buku ini untuk si buah hati. Ada lho, versi videonya yang bisa diunggah di Youtube. So, silahkan menikmati msa-masa keemasan bersama buah hati Anda bersama kisah-kisah dongeng dari Nusantara Bertutur ^__^

Memilah Berita diantara Banyak Berita Sampah

Di era yang serba canggih sekarang ini, kita bisa mendapatkan sejumlah berita atau info dengan mudah melalui berbagai sumber. mulai dari koran, majalah, radio, televisi bahkan melalui internet. Namun ternyata tak semu info yang tersedia itu benar adanya. banyak juga yang hanay berupa berita mengada-ada yang ditampilkan dengan baiknya sehingga terlihat layak untuk dikabarkan. Berita seperti ini kadang bisa menyesatkan. Misalnya, seorang siswa yang sedang disuruh mengerjakan tugas mengenai suatu hal. Misalnya mencari semua info mengenai tumbuh kembang ikan Arwana. Setelah sang siswa mengumpulkan informasi-informasi yang dibutuhkan, dia lalu akan mulai menulis makalahnya. Namun sayangnya, yal semua informasi itu benar sementara makalah sudah selesai dan akhirnya mendapatkan nilai yang kurang memuaskan. Jadi, bagaimana caranya supa bisa mendapatkan informasi yang terpercaya? Jawabnya adalah dengan melihat si pemberi informasi atau sumber informasi tersebut. Cek juga jam terbangnya.

Ngeblog untuk Berbagi Kisah

Sebagai seorang yang agak ‘pemalu’ (dan agak malu-maluin),   tapi ingin berbagi kisah, blog adalah sarana paling oke punya! Kita bisa posting artikel tema apapun tanpa harus mejeng! Hihi ;) 

Pintar Berinvestasi Saham bersama "Smart Investing at capital Market Mandiri Sekuritas " di Bursa Efek Indonesia

Belajar tentang investasi di   bursa efek pada hari libur? Nggak salah nih? Ya. Pagi hari Sabtu ini  bukan hanya sekedar weekend biasa. Hari ini 1 Muharram 1436 Hijriyah, Bo! Tahun barunya umat Islam sedunia. Apalagi tadi malam bareng si bontot, daku ikutan nonton pawai obor sekelurahan Menteng Atas. Wajar aja nih mata masih berasa agak sepet-sepet gimana gitu :P Tapi karena sudah hafal doa menyambut tahun baru ini...  Tentu saja diriku harus malu, bila tidak berusaha untuk menjadi lebih dari tahun-tahun sebelumnya. Lebih  dalam segala hal tentunya...  Lebih banyak buku yang ditulis. Lebih banyak nulis di blog. Lebih banyak berbagi ilmu dengan masyarakat. Lebih fokus ngurusin anak-anak dan suami.  Dan tentu saja lebih banyak income alias cashflownya ;) Kalau bisa cash- nya nggak goyang-goyang alias   flow with the river . Haha..! Nah, salah satu cara untuk menambah income bagi emak-emak pengacara sepertiku ini ya investasilah. pilihannya terutama

Bermimpi Sekejap bersama Pagelaran Mimpi

Jarum jam sudah menunjukkan angka sembilan tepat. Namun bukan berarti kami (me & Gie) harus segera berangkat. Maklum, walau sudah dipastikan akan telat sampai di lokasi Pagelaran Mimpi yang tertulis dimulai jam 9 wib, Saya punya asumsi bahwa seperti yang sudah-sudah, acara-acara seperti ini akan sedikit ngaret.                So, jam sembilan lewat seperempat, kami melompat ke atas bajaj biru menuju ke Taman Ismail Marzuki. TIM yang menjadi lokasi acara seminar Go Blogger ini memang hanya berjarak lima belas menit perjalanan dari kediaman kami. Akhirnya kamipun tiba di Pagelaran Mimpi : Kami menuju ke stand untuk konfirmasi kehadiran. Ternyata tidak ada acara pengisian absen.Kami dipersilahkan menunggu di area belakang panggung. Diinformasikan bahwa acara seminar mengenai teknik fotografi akan segera dimulai. Aku klarifikasi, bahwa kami akan mengikuti Seminar Go Blogger saja. Olala, ternyata Seminar Go Blogger baru akan dimulai jam 12 siang! Wuaduh! Protesku

Pilih Sabunnya atau Hadiahnya?

Dear Ladies, Saat berdiri di depan deretan sejumlah sabun cuci alias deterjen di sebuah swalayan, apakah yang terlintas dalam pikiranmu? Yang pertama kali menyita perhatianku  adalah sederetan merk yang paling sering keluar dalam iklan. Karena otak memang otomatis sudah merekam bentuknya dan merknya. Namun, sebagai seorang emak ekonomis *halah  :D ... Langkah kedua yang ku lakukan adalah  melihat label harganya dan mulai melakukan perbandingan. Kalau deterjen yang merk A, sekilo harganya segini. Tapi deterjen yang merk B harganya lebih murah tapi hanya 800 gram beratnya. Hmmm...*mikir Kalau deterjen C, beratnya sama dengan deterjen A tapi harganya lebih mahal daripada deterjen A. Kalau begitu ambil yang merk A saja deh. Tapi, tunggu dulu! Bukankah deterjen merk A ini merupakan salah satu produk  yang masuk dalam daftar boikot Israel? Jangan beli yang ini ah! Hmm...pilih deterjen yang mana ya? Aku menelusuri kembali deretan deterjen di rak itu hingga menemukan sebuah kemasa

Internet mencetak Generasi Baru, Generasi Penipu. benarkah?

Sinyo Egie, seorang penulis dan trainer parenting  mengadakan sejumlah penelitian sebelum menuliskan bukunya "Generasi Penipu." Bahwa, internet yang sudah merambah ke seluruh penjuru mata angin. Dari kota hingga ke sudut-sudut desa, ibarat sebuah pisau bermata dua jika kita tak bijak menyikapinya. Orang dewasa saja bisa terbius dan duduk selama berjam-jam di depan komputer atau gadgetnya lupa makan, tidur apalagi ibadah. Apalagi anak-anak dan remaja. Bersyukurlah anak-anak yang memiliki orang tua melek teknologi dan memiliki wawasan luas dalam berinternet sehat. Lalu, bagaimana dengan orangtua yang sibuk? Siapa yang menjadi pendamping anak saat berinternet?  Dan,  bagaimana dengan anda sendiri, sudahkah anda mendampingi anak dalam berinternet? Bagaimana cara Anda melakukan pendampingan? Yuk, bahas tuntas bersama Mas Sinyo Egie.  Kita ketemuan plus kopdaran dan juga beramal buat yang Anda mau nyumbang buku-buku untuk Papua. Teman-teman dari  @bukuntukpapu