Skip to main content

Posts

Bagaimana Mengajar Anak Menulis Cerita Anak 2

Dear moms, lanjut ya topik kita terkait bagaimana cara mengajar anak bagaimana menulis cerita fiksi. Mengajar anak menulis cerita anak bisa mudah dan bisa susah, itu semua tergantung pada mindset kita sebagai orangtua dan bekal apa yang sudah kita beri pada anak kita sejak mereka lahir.   Gak masalah kok walau kita hanya seorang ibu rumah tangga bukan seorang penulis. Selama kita punya keinginan mulia untuk mendidik anak kita bisa menulis cerita, insha Allah kita harus yakin bahwa semua niat baik akan dimudahkan Allah subhanahu wa ta’ala. Moms, berdasarkan pengalaman saya, modal yang paling utama itu adalah sabar dan konsisten. Dengan kesabaran dan kasih sayang maka anak akan merasa nyaman dan tidak merasa ‘dipaksa’.   ToMaSS dan ATA Berdasarkan pengalaman saya sebagai pengajar di kelas menulis untuk anak-anak usia sekolah dasar, saya kemudian berusaha menyederhanakan cara belajar menulis cerita fiksi untuk anak. Saya merumuskannya dalam dua “rumus” versi saya yaitu ToMaSS
Recent posts

Tak Suka Makan Yang Ini? Hmm....Ruginya kebangetan!

Percayakah kamu, kalau ternyata tanpa kita sadari tubuh kita hanya mau menerima makanan yang memang dibutuhkan? Contoh, ada orang yang tak suka makan pisang. Mau dipaksa pun dia tetap tak mau. Bahkan bisa sampai muntah bila dipaksa. Hummm... Jadi ingat anak tetanggaku. Perempuan, usia tiga tahunan yang dipaksa mamanya makan sampai muntah-muntah. Padahal dia tak suka. Kalau aku yang jadi ibunya aku tak bakal tega maksa anak makan sampai segitunya. Hadeehhh! Kembali ke topik kita tadi, nah kesimpulannya adalah bahwa tubuh kita hanya mau mengosumsi makanan yang hanya tubuh kita butuhkan. Dan itu terbukti pada diri aku pribadi. Entah kenapa aku suka sekali makan nanas. Dan ternyata pas baca-baca info kesehatan, nanas itu bagus buat mengencerkan darah. Sementara aku memang ada varises sedikit di kaki. Terus,  aku suka makan sayur jantung pisang. Dan ternyata jantung pisang kaya akan manfaat! Tak nyangka ya, jantung pisang yang memang harus dipotong supaya buah pisang tumbuh

Dear Parents, Inilah 6 Hal Penting Yang Harus Dipersiapkan di Era New Normal

Sungguh beruntung bangsa Indonesia ini. Memiliki banyak putra bangsa yang memiliki kemampuan tinggi dan kepedulian yang sangat besar dalam perkembangan pendidikan anak-anak bangsa. Salah satu dari mereka adalah Prof. Rhenald Kasali,Ph.D. Yang bila bicara tentang prestasi beliau bisa terkumpul jadi satu buku tebal saking menginspirasinya. Saya beruntung bisa ikut di dalam salah satu sesi sharing beliau yang diadakan oleh Mahir Academy berjudul Facing Post Covid-19 Bussiness World . Percayalah, meski ada kata “Bussiness World” dan beliau adalah pakar manajemen. Namun apa yang Prof. Rhenald Kasali sampaikan sangat penting untuk kita cermati bersama. Oleh sebab itu saya jabarkan kembali sharing beliau di dalam postingan blog kali ini. New Normal Setelah menjalani masa PSBB, kita pun dihadapkan pada masa new normal . Apa dan bagaimana new normal itu, insha Allah, semoga dalam kesempatan berikutnya bisa saya bahas di dalam postingan di blog ini. Prof. Rhenald Kasali men

Bagaimana Cara Menerbitkan Buku Cerita Anak?

Saya telah mengajar banyak anak tentang bagaimana cara menulis cerita anak. Anak-anak merupakan makhluk ciptaan Allah yang luar biasa. Mereka mampu belajar dengan cepat. Mereka juga punya antusiasme yang tinggi. Dan ada beberapa anak yang sudah memiliki bakat alami dalam menulis cerita anak. Di dalam perjalanan saya mengajar anak dalam menulis cerita anak. Ada beberapa anak yang pemalu. Mereka merasa nggak pede dengan karyanya. Padahal karya mereka bagus dan layak untuk diterbitkan. Sementara di sisi lain ada pihak orangtua yang sangat ingin karya anak-anak mereka bisa diterbitkan menjadi buku. Nah, tantangan paling utama di sini adalah bagaimana caranya membuat anak-anak merasa pede dengan karya-karya mereka. Karena mereka menolak untuk menerbitkan karya mereka. Ini merupakan hal yang tak mudah. Apalagi jika kita bertemu dengan orangtua yang tak sabaran. Mereka ingin semuanya berjalan cepat dan tanpa mempedulikan perasaan si anak, dengan serta merta mengumpulkan karya

Mengajar Anak Menulis Cerita Anak

Orang tua mana sih yang tak bangga jika anaknya punya kemampuan khusus hingga punya prestasi? Apalagi jika kemampuan tersebut tak dimiliki oleh semua anak atau unik. Salah satunya adalah kemampuan untuk menulis. Dalam hal ini, saya khusus membahas tentang menulis cerita anak yang masuk ke dalam ranah fiksi. Ada tiga kategori tulisan yang kita bisa kenali yaitu karya fiksi, non fiksi dan faksi yang merupakan campuran dari karya fiksi dan non fiksi alias fakta dan fiksi. Nah, kembali pada topik mengajar anak menulis cerita. Berdasarkan pengalaman saya mengajar anak-anak, termasuk anak sendiri, hal yang paling penting adalah tidak memaksa anak. Dianjurkan anak ikut kelas menulis atas keinginan sendiri. Sungguh beruntung jika anak tersebut sudah punya minat dan bakat. Tinggal terus berlatih dan banyak membaca sambil terus didampingi , maka insya Allah karya anak tersebut akan cepat berkembang ke arah yang lebih baik. Dilanjutkan dengan membekali anak dengan ilmu bagaim

Asyiknya Seminar Ryan Filbert Bareng Tokopedia

Sudah lama juga nih, aku ga ikut seminar. Beruntung sekali ada undangan dari Tokopedia. Seminar ini tentang "Creating the Retirement of Your Dreams Emas VS Reksa Dana bersama Ryan Filbert. Pas banget aku harus menimba lebih banyak ilmu nih. Soalnya sebagai pekerja lepas, butuh banyak info nih bagaimana caranya bisa pensiun dengan layak di hari tua. Tapi aku ga akan membahas tentang sharing finansial Ryan dibaca rayyen ya. Soalnya beliau minta dipanggil rayyen bukan rian karena beliau bukan Ryan d Massiv atau Ryan lainnya. Okelah kalo begitu Mas Rayyen : D Nah, yang aku dapat dari silaturahmi berjejaring via seminar kali ini adalah: 1. Teman-teman baru. 2. Info-info seru info seru dan bermanfaat tentunya. 3. Bahagia bisa ngobrol  lepas dan berbagi info berguna. 4. Enjoying me time. 5. Waktu yang berkualitas. Yuk kita kulik satu persatu! Teman Teman Baru Hal paling menyenangkan saat datang ke sebuah acara adalah bertemu orang-orang yang sebelumnya kita belum pernah

Icip-icip Rasa Pedes So Good Spicy Chicken Strip

Kalau membahas soal selera, anak-anak pada khususnya termasuk makhluk yang susah dipahami dalam urusan selera makan. Terkadang sebagai ibunya, saya pikir mereka suka akan satu jenis makanan tapi ternyata itu tak selalu. Kadang suka hanya sekali saja setelah itu tak mau makan itu lagi. Namun kalau makanan berbahan baku ayam. Hmmm......semua suka! Baguslah karena daging ayam mengandung protein hewani yang bermanfaat untuk pertumbuhan anak. Tapi meski mendapatkan ayam potong untuk bahan baku masakan mudah sekali, saya tak begitu saya beli ayam potong sembarangan. Beberapa Hal Yang Perlu Diperhatikan Saat Belanja Ayam Potong Sebagai seorang ibu, saya pasti mengutamakan makanan yang bermutu dan halal untuk anak-anaknya. Oleh sebab itu, saya harus perhatikan dulu dan pastikan bahwa ayam potong yang saya beli itu halal karena sudah disembelih sesuai dengan syariat Islam. Jadi, harus ada logo halal MUI di kemasannya lengkap dengan nomor registrasinya karena sertifikasi halal MUI ju