Langsung ke konten utama

Hot Spring, Bikin Ingin Datang dan Datang lagi


                                                                                                image:  www.comeonoutjapan.com 

Hots Spring sejak zaman dahulu memang sudah lekat dengan kehidupan masyarakat. Khususnya masyarakat Asia. Zaman dahulu wilayah Jepang, pengetahuan masyarakat tentang pengobatan medis masih terbatas dan dunia pengobatan modern belum ditemukan. Masyarakat Jepang pada umumnya menghabiskan waktu mereka di kawasan hots spring yang tersebar di berbagai area di Jepang.
Bahkan Hot Spring merupakan tempat yang dikeramatkan atau bahkan disakralkan dalam budaya Jepang tempo dulu. Di sini mereka biasa melakukan berbagai hal terkait pengobatan. Mulai dari pemulihan luka, penyembuhan dari berbagai penyakit termasuk penyakit kulit dan yang lainnya.
Orang-orang berkunjung ke hots spring bukan hanya dalam waktu terbatas. Bahkan banyak pendatang yang kemudian menetap selama berhari-hari, berminggu-minggu hingga berbulan-bulan di kawasan ini. Mereka meninggalkan kehidupan sehari-hari dan meninggalkan keluarga di rumah demi menetap di area Hot Spring ini.   
Sehingga kemudian pada masa Edo, orang-orang mulai mengenal adanya penginapan di kawasan Hot Spring. Yang kemudian semakin berkembang dan akhirnya hot spring bukan hanya menjadi kawasan untuk terapi pengobatan. Tapi kemudian berkembang menjadi kawasan wisata.

Tradisi Berendam  
Tak hanya di Jepang di sejumlah negara lain di Asia juga ditemukan tradisi yang sama. Seperti di Thailand, Korea hingga Indonesia. Berendam di kawasan hot spring yang merupakan kawasan sumber mata air panas yang berasal dari perut bumi banyak dilakukan sebagai terapi. 
Sumber mata air panas alami terbukti memiliki banyak khasiat karena mengandung belerang dan sejumlah mineral-mineral penting di dalam airnya.  
Berendam di dalam sumber mata air panas selain dapat mengobati jerawat, juga membantu mengeluarkan racun dari dalam tubuh. Karena suhu air yang sekitar 32-35 derajat Celcius ini akan membantu membuka pori-pori kulit sehingga racun-racun yang tersimpan di dalam tubuh bisa keluar.
Berendam di dalam sumber mata air panas juga bisa menjadi terapi diabetes karena dapat mengurangi gula darah hingga beberapa persen. Membuat otot-otot jantung menjadi lebih sehat dan kuat, menjaga usus besar agar tetap sehat, menghilangkan stress karena tubuh akan merasa rileks saat berendam di dalam air hangat, membantu membunuh kuman-kuman yang terdapat pada permukaan kulit sehingga membuat para penderita penderita penyakit kulit menjadi sembuh dari infeksi kulit.
Para penderita insomnia juga bisa mengandalkan terapi berendam ini untuk membuat mereka nyaman dan jadi mudah tidur. Terapi ini juga membantu mengatasi flu dan sakit kepala, mengatasi ruam atau gatal-gatal, memperlancar peredaran darah, menurunkan kadar  kolesterol, dan membantu dalam mengatasi masalah penyakit terkait tulang.  

Berendam dengan Nyaman Tanpa Harus Pergi Jauh
Mereka yang pernah merasakan sensasi berendam di sumber mata air panas ini dijamin pasti ingin  kembali dan mencoba lagi. Beruntunglah kita di Indonesia yang memiliki sejumlah sumber mata air panas sehingga tak perlu jauh-jauh terbang ke luar negeri untuk   menikmatinya.
Bagi kamu khususnya warga Jakarta yang sibuk dan tak punya waktu untuk bepergian lama-lama, Hots Spring yang terdapat di sekitar Jakarta pun tak kalah sensasinya. Berikut nama-nama kawasan Hots Spring yang bisa kamu kunjungi di sekitar Jakarta. Seperti kawasan Gunung Pancar, Tirta Sanita, Cipanas, dan Sari Ater. 
                                                                                                                      image: dok.pribadi
Semua kawasan wisata air panas atau hot spring ini merupakan kawasan wisata ramah keluarga. Sesekali berkunjung dengan membawa keluarga besar tentu akan sangat menyenangkan. Bisa ngumpul, mempererat silaturahmi, plus semakin sehat.Mantap! ^_^

Komentar

Postingan populer dari blog ini

Ceritaku (My Story), Misteri Kunci Berbau Wangi

The Story Aira Kimberly
            “Ma, tolong buka pintu gerbangnya ya!” Papa menghentikan mobil persis di depan rumah. “Biar aku saja, Pa!” Andika melesat turun. “Kasihan Mama, kan, capek.” “Ini kuncinya,” Mama menyerahkan serangkaian kunci ke tangan Andika lewat jendela depan. Andika menerimanya lalu bergegas menuju ke gerbang. Rumah terlihat gelap karena lampu-lampu belum dihidupkan. Jalanan yang macet membuat mereka Pulang kemalaman dari acara  keluarga di puncak. Dalam kegelapan malam, tangan Andika meraba-raba mencari gembok. Tetapi aneh, gembok besar yang biasanya dengan mudah ditemukan, tidak ada! Andika merasa curiga. Dia mendorong pintu gerbang itu. “Tidak terkunci!” Andika berseru kaget melihat gerbang itu membuka dengan mudahnya. Mobil yang dikendarai Papa lalu masuk ke dalam halaman. “Trims, sayang!” ucap Mama. “Ma, Pa, sepertinya ada yang aneh, deh,” Andika berkata. “Apanya yang aneh, Dika?” tanya Mama. “Masa pintu gerbangnya enggak dikunci?” “Ah, masa?” Papa bergegas mengecek ke …

PELIT?

Seorang teman bilang,"Mbak Aira pelit!" Ucapan ini sungguh menyentak. Teman ini bilang kalau aku pelit berbagi. Pelit berbagi? Ah, masa sih? Selama ini aku merasa aku ini apalah. 2006 lalu, aku ini apalah saat ikutan gabung di pelataran masjid Salman ITB. Ngaririung bersama teman-teman FLP Bandung. 2007, aku ini apalah saat gabung dengan FLP Jakarta. Masih terkenang saat-saat menimba ilmu penulisan di pelataran masjid Amir Hamzah yang terkenal dengan 'mimazah.' Sayang, masjid ini sudah tak ada bekasnya lagi di Taman Ismail Marzuki.

Jadi Percaya Diri Ngantor dengan Derma Angel

Girls, Mungkin diantara kalian ada yang pernah mengalami masalah jerawat. Tau kan bagaimana galaunya jika si makluk kecil yang nggak imut ini muncul? Saat mau pakai bedak di depan cermin terlihat ada bentol merah di permukaan kulit wajah. Gimana bisa tampil cantik dan percaya diri  jika wajah  mulusmu bertotol jerawat!  *Arrgh.   image:pixabay My Story Kalau dipikir-pikir si jerawat ini jahat juga lho. Dia tak kenal situasi sehingga suka datang di saat yang tidak tepat. Halah.. kapan ya ada saat yang tepat buat nerima jerawat bertamu? Hahaha... Kali ini si jerawat datang menghampiri Fafa putriku. Udah tau si Fafa itu harus selalu dalam penampilan prima setiap hari karena dia kan kerja dan harus ketemu banyak orang di kantor. Tapi si jerawat ini, datang tanpa diundang. Dan entah kenapa dia paling suka mampir ke pipi chubby Fafa. So pastilah Fafa kesel bin mangkel. Baperan gara-gara jerawat bisa bikin mood rusak seharian padahal Fafa kan harus selalu ramah dan tersenyum pada para customer. Ke…