Langsung ke konten utama

My Good Life as a Freelancer

 “My BCA Experience” 
BCA Supports My Good Life as a Freelancer 


Halo Guys, 
Kamu semua tentu paham dong, apa itu Freelancer.
Freelancer atau pekerja lepas itu identik dengan orang yang menerima orderan (nulis, gambar, bikin program, lay out, dll) dari beberapa klien yang berbeda via internet.  
Nah, itulah saya. Sebagai seorang Mom of four kids. Saya harus bisa ngurus keluarga sekaligus nambah income tanpa harus ninggalin rumah. So, saya pilih menjadi Freelancer. Tentu dalam bidang  yang sesuai dengan passion saya yaitu nulis.
Saya mulai karir freelance sebagai Ghostwriter, Co-writer dan akhirnya Writer dan alhamdulillah akhirnya bisa menerbitkan buku-buku dengan nama sendiri.  
Income dari buku pada umumnya berupa royalty. Dan itu hanya diterima pada periode tertentu yang dikirimkan langsung ke rekening BCA saya. Psst... mau tau kenapa saya pilih BCA


Karena para penerbit yang menerbitkan buku-buku saya semuanya bekerjasama dengan BCA. Jadi uang royalty saya tidak terpotong fee transfer. Apa itu fee transfer? Biaya transfer antar bank. Jadi kalau bank yang bekerjasama dengan pihak penerbit berbeda dengan bank yang berkerjasama dengan saya, maka honor saya akan dipotong untuk biaya transfer (honor saya sendiri).



Tahapan BCA
Saya buka rekening Tahapan BCA ini sudah lama. Sebenarnya saya sudah punya rekening Tahapan BCA  dari tahun 1996. Setelah menikah, saya dan suami  merantau ke Sumatera. Dan di sana pada waktu itu belum banyak kantor cabang dan ATM BCA di sana. 
Akhirnya pas pulang ke Jakarta tahun 2008, saya bikin rekening Tahapan BCA lagi. Bersamaan dengan saat  saya mulai menjajaki karir sebagai Freelancer.
Kenapa saya pilih kembali ke BCA?
Pertama. Tahapan BCA ini dilengkapi dengan Paspor BCA.  Apa itu Paspor BCA?
Ini bukan paspor buat jalan-jalan ke Mancanegara itu lho ya :)  Tetapi fungsinya sama pentingnya. Dengan Paspor BCA, saya  bisa nyimpan duit cash hasil kerja dengan aman dan bisa diambil kapan saja via ATM BCA. 
Saya juga bisa transfer uang ke partner kerja menggunaakan Paspor BCA hingga maksimal nominal 25 juta rupiah. saya bisa membayar berbagai tagihan bulanan  dengan Paspor BCA juga. Seperti bayar listrik, air,  tv kabel, internet, telepon rumah, koran, dll.
Saya pilih Paspor BCA Silver karena masih pemula. Mungkin nanti bisa ditingkatkan lagi. Tapi untuk sementara ini saya cukup puas menggunakan Paspor BCA Silver. 
Jadi kalau jalan keluar rumah saya cukup bawa tiga kartu saja yaitu KTP, Paspor BCA dan FLAZZ BCA untuk akses transportasi.




Flazz BCA sangat support saya yang lebih senang menggunakan sarana transportasi umum di Jakarta seperti kereta api, bus Trans Jakarta atau transportasi online.

Jadi saat keluar rumah, saya tak perlu bawa banyak uang cash karena kuatir resiko hilang atau kecopetan. Sementara meski bisa digunakan untuk Debit, Paspor BCA lebih sering digunakan pada saat jalan-jalan sekeluarga. Ke tempat wisata, kafe atau ke mal.  
Rasanya dari berbagai kemudahan yang saya dapatkan ditambah faktor keamanan juga, saya merasa nyaman dengan kartu ini. So, cukuplah untuk sementara ini saya pakai Paspor BCA Silver dulu. Karena limit pengambilan tunai di mesin ATM BCA atau jaringan ATM Prima serta jaringan ATM "Cirrus" khusus jika lagi jalan-jalan ke mancanegara dengan menggunakan Paspor BCA Silver  bisa sampai 7 juta dalam sekali transaksi, lumayanlah buat saya. Belanja apa coba, bisa sampai tujuh juta dalam sehari? Kalau lebih, bisa keseringan ngambilnya dan  bisa melarat tujuh turunan nanti gara-gara saldo Tahapan BCA-ku abis ludes. Hehe...  


Namun, karena terima uang dari royalty buku tidak setiap bulan dan jumlahnya juga fluktuatif. Sementara kebutuhan bulanan selalu ada, akhirnya saya mengepakkan sayap menjadi penulis artikel untuk konten beberapa blog dan website. Ada beragam artikel yang saya tulis tergantung niche websitenya. Ada yang tentang jalan-jalan, kuliner, wisata, finansial, kecantikan dan hukum. Haha..sangat bervariasi ya ^_^
Ya, alhamdulillah dengan menulis, passion saya di bidang bisnis, keuangan dan lifestyle tersalurkan. Selain bisa berbagi, bisa mendatangkan rezeki juga. 
Namun, kalau honor menulis artikel dan konten blog ini saya dapatkan sesuai dengan tingkat kerajinan hehe.. 
Maksudnya?
Kalau artikel yang saya selesaikan banyak,  maka saya akan dapat banyak uang. Tapi kalau  setoran tulisannya  cuma sedikit, ya sesuai juga incomenya juga sedikit.
Tapi setoran tulisan yang sedikit ini juga ada hubungannya dengan si pemberi order lho. Heheu.. 
Biasanya saya jadi malas nulis untuk  pemberi order yang suka telat transfer. Padahal saya udah kelarin orderan dia tepat waktu.  Karena itulah hayati merasa  lelah *elapjidathayati. 
Saya jadi lelah harus bolak balik ke ATM BCA, mondar mandir ngeprint Tahapan BCA untuk ceki ceki  apa fee nulis artikel yang sudah dijanjiin itu sudah masuk atau belum. 
Tapi, itu dulu...
Pada suatu hari...Pak Sekuriti (lupa namanya *peace) di cabang BCA dekat rumah nanya ke  saya, kenapa sering bolak balik. *sampai hafal dia dengan wajah saya. Hehe...
Ditanya begitu, saya jadi curhat baper deh. Tentang  kesulitan saya harus bolak balik cek tranferan masuk. 
Akhirnya saya diberi nomor antrian menuju CS. Wow, CS-nya ramah dan hangat. Dia dengan telaten menjelaskan semua hal yang ingin saya tau tentang produk E-Banking yang bisa memudahkan urusan saya. Akhirnya saya pilih Klik-BCA. Kenapa saya pilih Klik-BCA pada akhirnya?


Saya pilih KlikBCA karena seringkali harus bertransaksi online. Beli buku online, beli produk-produk digital online, beli produk kecantikan juga via online hehe. Beli baju dan sepatu dan keperluan sekolah anak-anak juga kebanyakan via online. Sebab anak-anak lebih sering wara wiri cuci mata dulu baru memutuskan jadi beli atau enggak. 

Selain itu aplikasi KlikBCA sangat mudah untuk dioperasikan. Mungkin karena layar KlikBCA yang terlihat dirancang mirip seperti layar ATM BCA. Jadi terkesan familiar  karena saya memang sudah sering melihatnya di layar ATM BCA biasa. Jadi karena memang mudah digunakan, siapapun akan bisa menggunakannya karena tidak memerlukan keterampilan khusus.

Namun, meski mudah untuk dioperasikan oleh siapa saja, tetapi keamanan si pemilik akun atau rekening tetap terjamin. Karena Layanan KlikBCA ini dilengkapi dengan KeyBCA

Tanpa KeyBCA, ada beberapa aktifitas transaksi yang sangat penting yang tidak bisa dilakukan seperti transfer dana dan saat hendak melakukan pembayaran. Karena KeyBCA akan mengeluarkan password yang selalu berganti setiap kali kita melakukan transaksi finansial. Jadi keamanan bertransaksi dengan e-banking BCA via KlikBCA memang terjamin.

Akses layanan KlikBCA pun bisa diandalkan selama 24 jam sehari, tujuh hari dalam seminggu, 365 hari dalam setahun, selamanya deh. Haha.. Jadi nggak ada hari libur bila itu menyangkut duit masuk ;)
Dengan menggunakan KlikBCA ini, membuat saya bisa lebih berhemat. Karena selain praktis karena saya bisa melakukan transfer dan pembayaran berbagai biaya bulanan langsung dari rumah. Saya juga bisa mengatur harus belanja dalam nominal berapa setiap bulannya. Dan itu bisa mengirit anggaran karena nggak harus jalan ke luar rumah untuk belanja yang ujung-ujungnya jalan ke ATM untuk ngambil uang cash. Karena kalau pakai KlikBCA saya tidak bisa mengambil uang cash, harus ke ATM dulu. 

Tidak harus dengan komputer atau laptop. KlikBCA juga bisa dioperasikan via ponsel pintar. Jadi, jika saya sedang berada di luar rumah dan mau tau, apa transferan honorku sudah masuk, tinggal buka KlikBCA via ponsel saja.

Dan satu hal lagi yang sangat penting, untuk seorang yang mudah lupa seperti saya. Memiliki akses ke KlikBCa ini sangat bermanfaat jika saya sampai kehilangan ATM. Dan ini pernah terjadi dulu. Saya tinggal buka KlikBCA dan langsung blokir sendiri kartu ATM saya  melalui KlikBCA Individu agar tidak disalahgunakan oleh pihak yang menemukan kartu ATM tersebut. Ini sangat menghemat waktu dan jauh lebih praktis, dibanding melakukan pelaporan secara konvensional.

KlikBCA bisa sebagai pengganti Paspor BCA jika lagi malas jalan ke ATM. Karena sudah memiliki KlikBCA,  sekarang saya bisa melakukan aneka transaksi melalui KlikBCA seperti yang sebelumnya saya lakukan di ATM dengan Paspor BCA ( kecuali melakukan tarik tunai). Karena di rumah nggak ada mesin ATM. Hehe..:)

Melakukan aktifitas pembelian barang, pembayaran listrik, air, telepon, internet, TV Kabel, pembayaran e-Commerce, transfer dana, informasi rekening, transaksi histori, administrasi dan informasi lainnya bisa saya lakukan langsung via KlikBCA.


                      

Psst... kadang-kadang meski nulis adalah passion saya rasa jenuh itu tetep ada lho..
Untuk menyiasatinya.. saya  keluar rumah lah yaoww. Kemana.. eh.. kemana?
Ke mana lagi kalau bukan ke acaranya blogger. Haha... gathering blogger, kopdar blogger, workshop atau seminar. Tetep, nggak bisa jauh dari nulis, tapi banyak nilai positif lain yang didapatkan dari dunia blogger. Kita bisa nambah teman, bertemu dengan teman-teman yang selama ini hanya bisa kita temui di dunia maya, itu rasanya ruarr biasaaa! ^_^ Belum lagi dapat tambahan ilmu dan informasi berguna penambah wawasan. Juga ada  info lomba, info proyek penulisan lagi *haha...trus...dapat goodie bag dan hadiah juga  buat yang menang live tweet. Plus uang sangu dari pengundang. Hahay! Maka nikmat Tuhan  mana lagi yang mau kau ingkari? *bersyukur

Kalau udah begini, berasa banget kan nikmatnya jadi Freelancer? :D
Dan setelah hilang jenuh dan lelah, saatnya pulang ke rumah dengan penuh amunisi dari suasana serunya hang out bareng blogger. 
Pas bangun tengah malam (hehe... maklum... Frelancer emang gentayangannya tengah malam) lalu buka Klik-BCA,

Eh.. saldo Tahapan BCA ku nambah. Alhamdulillah. Rejeki memang nggak kenal waktu ya. Mau siang, pagi atau malam, dia akan datang. Demikian juga KlikBCA yang nggak pernah telat ngabarin kalau saldoku udah nambah. Meski sudah   tengah malam dan bukan jam kantor. Aku ambil KeyBCA untuk order sembako online biar  dapur bisa tetap ngebul besok.  
Being a freelancer is realy a good life ^__^

Komentar

  1. Pengen pake bca, krn dlu customerku pada nanyain "Punya bca ga" hadeeeh, tp tabungan udh kebanyakan klo nambah lagi ngepost uang apaan lg ya, secara udh ga jualan lg, mungkin klo jualan lg saya akan buka tabungan d bca

    BalasHapus
  2. Iya..suka sedih kalo dipotong biaya transfer.. Suami sih punya rekening BCA. Apa saya bikin juga yaa..hehe..

    BalasHapus
    Balasan
    1. Tergantung, kalau memang dibutuhkan ya bikin aja Mbak :)

      Hapus
  3. Sebagai frelancer terbantu banget ya mba dengan berbagai kemudahan yang ditawarkan :)

    BalasHapus
  4. Dari mulai punya tabungan sendiri waktu kuliah sampe sekarang tabunganku juga BCA. Seringnya pake klik bca jadi praktis nggak perlu keluar rumah :)

    BalasHapus
    Balasan
    1. iyaa, pas banget buat yang waktunya terbatas :)

      Hapus
  5. Dulu punya rek BCA tapi krn gak ada saldo lama2 hangus..hehe.. Skrg pengen buka lg soalnya job blogger sering transfernya pake BCA..

    BalasHapus
  6. Barakallah Mba.. 😍😍
    Mudah ya layanan BCA, yg paling aku suka adalah transfer via atm ga ada batas minimal. Hihi

    BalasHapus
  7. Saya juga pengguna BCA sejak lama. Selama ini paling memuaskan krn kalau jalan juga ATMnya ada dimana2 hehe

    BalasHapus
  8. Sejak jualan online, aku pakai BCA karena customerku banyak yang nanya: punya BCA?

    BalasHapus

Posting Komentar

Postingan populer dari blog ini

Ceritaku (My Story), Misteri Kunci Berbau Wangi

The Story Aira Kimberly
            “Ma, tolong buka pintu gerbangnya ya!” Papa menghentikan mobil persis di depan rumah. “Biar aku saja, Pa!” Andika melesat turun. “Kasihan Mama, kan, capek.” “Ini kuncinya,” Mama menyerahkan serangkaian kunci ke tangan Andika lewat jendela depan. Andika menerimanya lalu bergegas menuju ke gerbang. Rumah terlihat gelap karena lampu-lampu belum dihidupkan. Jalanan yang macet membuat mereka Pulang kemalaman dari acara  keluarga di puncak. Dalam kegelapan malam, tangan Andika meraba-raba mencari gembok. Tetapi aneh, gembok besar yang biasanya dengan mudah ditemukan, tidak ada! Andika merasa curiga. Dia mendorong pintu gerbang itu. “Tidak terkunci!” Andika berseru kaget melihat gerbang itu membuka dengan mudahnya. Mobil yang dikendarai Papa lalu masuk ke dalam halaman. “Trims, sayang!” ucap Mama. “Ma, Pa, sepertinya ada yang aneh, deh,” Andika berkata. “Apanya yang aneh, Dika?” tanya Mama. “Masa pintu gerbangnya enggak dikunci?” “Ah, masa?” Papa bergegas mengecek ke …

PELIT?

Seorang teman bilang,"Mbak Aira pelit!" Ucapan ini sungguh menyentak. Teman ini bilang kalau aku pelit berbagi. Pelit berbagi? Ah, masa sih? Selama ini aku merasa aku ini apalah. 2006 lalu, aku ini apalah saat ikutan gabung di pelataran masjid Salman ITB. Ngaririung bersama teman-teman FLP Bandung. 2007, aku ini apalah saat gabung dengan FLP Jakarta. Masih terkenang saat-saat menimba ilmu penulisan di pelataran masjid Amir Hamzah yang terkenal dengan 'mimazah.' Sayang, masjid ini sudah tak ada bekasnya lagi di Taman Ismail Marzuki.

Jadi Percaya Diri Ngantor dengan Derma Angel

Girls, Mungkin diantara kalian ada yang pernah mengalami masalah jerawat. Tau kan bagaimana galaunya jika si makluk kecil yang nggak imut ini muncul? Saat mau pakai bedak di depan cermin terlihat ada bentol merah di permukaan kulit wajah. Gimana bisa tampil cantik dan percaya diri  jika wajah  mulusmu bertotol jerawat!  *Arrgh.   image:pixabay My Story Kalau dipikir-pikir si jerawat ini jahat juga lho. Dia tak kenal situasi sehingga suka datang di saat yang tidak tepat. Halah.. kapan ya ada saat yang tepat buat nerima jerawat bertamu? Hahaha... Kali ini si jerawat datang menghampiri Fafa putriku. Udah tau si Fafa itu harus selalu dalam penampilan prima setiap hari karena dia kan kerja dan harus ketemu banyak orang di kantor. Tapi si jerawat ini, datang tanpa diundang. Dan entah kenapa dia paling suka mampir ke pipi chubby Fafa. So pastilah Fafa kesel bin mangkel. Baperan gara-gara jerawat bisa bikin mood rusak seharian padahal Fafa kan harus selalu ramah dan tersenyum pada para customer. Ke…