Langsung ke konten utama

Minat Baca, Sangat Langka

"Lagi ngapain, Bun?"
Pertanyaan yang sama yang sudah kuduga. Masalahnya, apa aku boleh bertanya nggak,ya?
Apakah seorang ibu yang duduk menunggui anaknya yang sedang les tambahan di sekolah, nggak boleh membaca buku?
OMG!
Sejak usia SD dulu saya dianggap makhluk ajaib. Karena lebih suka menghabiskan waktu di atas dahan pohon kersen raksasa ditemani sebuah buku bacaan.
Sementara di bawah pohon ramai oleh riuh rendah teman-teman sebaya yang asyik bermain.
Aku sih sudah biasa dianggap aneh. Cuma sedikit terusik juga jika kebiasaanku membaca buku sebagai pengisi waktu dianggap tak biasa oleh seorang ibu.
Karena seorang ibu harusnya sudah tau bahwa membaca buku yang bermanfaat itu penting. Dan tentu saja jika dia punya anak,kebiasaan membaca ini sebaiknya ditularkan juga.
Namun pada faktanya,dari sembilan puluhan ibu muda dari siswa kelas satu di sekolah ini, hanya saya yang mengisi waktu dengan membaca buku. Memprihatinkan.
Apa ada yang salah? Sepertinya ada yang harus dilakukan supaya minat baca para ibu muda ini membaik. Namun, di sisi lain minat baca status di fesbuk dan media sosial lainnya menggembirakan. So?
Mau tau bagaimana cara meningkatkan minat baca? Moms, ingin anak-anaknya punya minat baca yang tinggi?


Nah, berikut tips meningkatkan minat baca untuk anak dan orangtua:
1. Mulai membaca
Ya iyalah. Kalau ingin meningkatkan minat baca, ya dengan membaca. Allah saja sudah ngasih tau kita sejak awal ayat Al Quran diturunkan pada Rasulullah saw. Iqra! Bacalah!
Nah, kalau nggak membaca,  bagaimana bisa meningkatkan minat baca? Hehe... :D
2. Kepo
Nah untuk meningkatkan minat baca bisa dimulai dengan kata 'kepo'. Kepoin aja semua hal yang positif, tapi cari taunya via tulisan.
Misal: anak atau Anda ingin tau tentang khasiat jus buah Berry yang merupakan minuman kesukaan keluarga. Buka buku atau ensiklopedia. Kalau malas baca buku, ambil tablet atau hape atau buka PC atau laptop, ketikkan kata kunci dan search ..aja. Tapi jangan search image yaa.. Hehe... Search kata kunci 'khasiat jus berry' dan bacalah melalui website yang mengulas manfaat si buah berry.
3. Mulai dari diri sendiri
Lha iyalah. Gimana mau ngajarin anak atau ponakan atau orang di sekitar kita suka membaca kalau kita sendiri nggak punya minat baca?
Sebab, kata orang tua dulu sih lebih gampang mengajak orang itu dengan memberi contoh berupa tindakan bukan sekadar mengumbar kata-kata saja.
Nggak percaya? Yuk, coba! Hehe.. ;)

Semoga bermanfaat ^__^
Written by
Aira Kimberly

Komentar

  1. Balasan
    1. Kalau kita menyadarinya, kita bisa pupukin minat bacanya biar subur. Tul kan? :D

      Hapus
  2. Betul.. minat baca masyarakat indonesia rendah banget.. memprihatinkan,,

    BalasHapus
    Balasan
    1. Moga2 ke depannya ada perubahan ya Mbak :)

      Hapus
  3. Baca buku di atas pohon Kresem atau jambu, bawa radio fm, dan bantal. Itu aku banget Mbak.

    BalasHapus
    Balasan
    1. Bantal? OMG! Nggak sampai ketiduran kaan? :D

      Hapus
  4. Kalau aku dari dulu emang suka baca, mba. Dan hobi numpuk buku :(. Tapi sedih ya skarang generasi membaca berkurang

    BalasHapus
  5. aku suka bgt baca, asal kerjaan kelar aja, pernah dikirimin novelkorea 455 halaman, sore diantar pak JNE, trs saya buka dan baca, kelar baca jam 1 malam.Saking suka baca nya

    BalasHapus
  6. sejak ada gadget emang sih, minat bacaku menurun nih... lebih asyik dengan gadget kayaknya. kecuali kalo batere tinggal sedikit baru deh buka buku yang aku bawa selalu di tas. heheheh

    BalasHapus
  7. buku memang mahal sih. saya aja skrg kl disuruh beli buku atau bahan makanan, mending bahan makanan :)))) Tp seharusnya bukan karena mahal maka minat baca jadi kurang ya :(

    BalasHapus
    Balasan
    1. Memprihatinkan memang... tapi kita bisa siasati dengan membaca buku secara online atau pinjam di perpustakaan aja Mbak Ria. Hehe...

      Hapus
  8. Membaca buku di Indonesia itu memang agak aneh, Mbak. Kalau mau, baca bucu via online aja, biar ga ketahuan baca bukunya. Hehehe....

    BalasHapus
    Balasan
    1. Hehe... ini mindset millenial nih. Biar nggak dianggap kutu buku ya Tya? :D

      Hapus
  9. Tantangan ortu skrg untuk bisa mengenalkan dunia literasi kepada buah hati tercinta.

    BalasHapus
    Balasan
    1. Yups, mulai dari membaca hal-hala yang menarik minatnya ;)

      Hapus
  10. saya pun senang baca teenlit pas remaja, walau mainnya tetep lancar sih, haha...

    BalasHapus
  11. Aku juga suka baca sejak kecil mbaa. Kemana mana bawa buku. Toass :

    BalasHapus
  12. Balasan
    1. Hahaha... rapopo kan Mas Darsono yang paling ganteng di sini :D

      Hapus
  13. Dulu sih minat bacaku lumayan banget. Sekarang agak berkurang, sedikit banyak pengaruh kesibukan jadi IRT mempengaruhi. .... Pengen sih kembali bisa bebas membaca kayak dulu lagi

    BalasHapus
  14. Kunjungan balik saya mbak. Membaca sebenarnya kegiatan yang kaya manfaat. Cuma budaya membaca di masyarakat kita belum berkembang dengan baik, karena kita masih suka dengan budaya Tutur (alias rumpi rumpi ) baik di dunia nyata atau di dunia Maya.

    Keep blogging.

    BalasHapus

Posting Komentar

Pos populer dari blog ini

Ceritaku (My Story), Misteri Kunci Berbau Wangi

The Story Aira Kimberly
            “Ma, tolong buka pintu gerbangnya ya!” Papa menghentikan mobil persis di depan rumah. “Biar aku saja, Pa!” Andika melesat turun. “Kasihan Mama, kan, capek.” “Ini kuncinya,” Mama menyerahkan serangkaian kunci ke tangan Andika lewat jendela depan. Andika menerimanya lalu bergegas menuju ke gerbang. Rumah terlihat gelap karena lampu-lampu belum dihidupkan. Jalanan yang macet membuat mereka Pulang kemalaman dari acara  keluarga di puncak. Dalam kegelapan malam, tangan Andika meraba-raba mencari gembok. Tetapi aneh, gembok besar yang biasanya dengan mudah ditemukan, tidak ada! Andika merasa curiga. Dia mendorong pintu gerbang itu. “Tidak terkunci!” Andika berseru kaget melihat gerbang itu membuka dengan mudahnya. Mobil yang dikendarai Papa lalu masuk ke dalam halaman. “Trims, sayang!” ucap Mama. “Ma, Pa, sepertinya ada yang aneh, deh,” Andika berkata. “Apanya yang aneh, Dika?” tanya Mama. “Masa pintu gerbangnya enggak dikunci?” “Ah, masa?” Papa bergegas mengecek ke …

PELIT?

Seorang teman bilang,"Mbak Aira pelit!" Ucapan ini sungguh menyentak. Teman ini bilang kalau aku pelit berbagi. Pelit berbagi? Ah, masa sih? Selama ini aku merasa aku ini apalah. 2006 lalu, aku ini apalah saat ikutan gabung di pelataran masjid Salman ITB. Ngaririung bersama teman-teman FLP Bandung. 2007, aku ini apalah saat gabung dengan FLP Jakarta. Masih terkenang saat-saat menimba ilmu penulisan di pelataran masjid Amir Hamzah yang terkenal dengan 'mimazah.' Sayang, masjid ini sudah tak ada bekasnya lagi di Taman Ismail Marzuki.

Wisata Menarik di Pulau Belitung

image : bagus-inesia.blogspot.com

Hallo guys, apakah kalian pernah datang ke Pulau Belitung? Kalau belum, kamu harus banget nih dateng kesini guys, karena pulau ini memiliki keindahan yang luar biasa menakjubkan. Menurut cerita, pulau ini adalah bagian semenanjung utara pulau Bali yang terputus dan kemudian terbawa arus hingga ke Pulau Sumatera. Percaya gak guys? Benar atau tidaknya cerita tersebut, yang pasti keindahan pulau ini memang tak kalah dengan Pulau Bali ya guys. Untuk liburan ke Pulau Belitung, kamu bisa terbangdengan Citilink dengan mengikuti promo – promo terntentu guys. Dengan mengikuti promo, kamu akan mendapatkan harga terbaik mulai dari Rp299.000,- untuk tujuan penerbangan Jakarta – Tanjung Pandan, hmm cukup murah ya. Well, jika di Pulau Belitung ini apa ya guys wisata yang paling menarik? Hmm, banyak banget nih guys tempat yang bisa kamu kunjungi disini, dari mulai yang baru terekspos, sampai yang masih tersembunyi. Pulau ini cukup terkenal dengan keindahan pantainya ya…