Langsung ke konten utama

Pameran Foto Habibie80 dan Gebyar Komunitas 2016 di Museum Mandiri Jakarta

Perjalanan Blogger kali ini membawa saya ke sebuah museum yang paling sering saya kunjungi dalam sejarah kunjungan museum saya. Ya, Museum Bank Mandiri di Jakarta Kota. 




Kali ini saya datang sebagai undangan dari The Habibie Center dan Friends of Mandiri Museum, untuk menghadiri sebuah acara pembukaan pameran. Pameran Foto #Habibie80 dan Gebyar Komunitas dengan tema "Cinta Sang Inspirator Bangsa Kepada Negeri".
Acara ini akan b
erlangsung selama sebulan mulai dari tanggal 24 Juli 2016 - 21 Agustus 2016 berlokasi di Museum Bank Mandiri dan The Habibie Center. Nah, dalam pembukaan acara tersebut  mantan presiden kita N.J Habibie  akan hadir untuk secara langsung membuka acara Pameran Foto dan Gebyar Komunitas ini.
So, saya pun kudu berpakaian lebih formal dan bersepatu. Biasanya juga bersepatu sih, cuma sekarang jenisnya bukan sepatu sports :D
Karena saya tipikal anti mainstream, saya pun berangkat tiga jam sebelum acara di mulai dan tiba di sana satu jam sebelum acara. Jadi, masih sempat salat Dzhuhur dulu di masjid cantik yang terletak di lingkungan museum Bank Mandiri.
Bahkan masih sempat selfie dan foto-foto buat koleksi. Hehehe...
Nah, setelah itu kami pun masuk ke dalam museum yang sudah disterilkan oleh penjaga. Kami? Ya, karena saya bertemu dua teman dari Forum Lingkar Pena sekaligus blogger yang juga datang sebagai undangan ke acara yang sama. 
Di dalam museum suasana masih lengang. Hanya kesibukan panitia dan tim keamanan yang terlihat. Kami bertiga bergantian mengisi buku tamu dan menunggu. Dan karena acara baru dimulai jam dua siang. Kami pun mengisi waktu dengan mengisi perut. Hehehe. 


Setelah perut penuh, saatnya mengabadikan barisan foto-foto beliau yang menggambarkan sejarah hidup beliau baik dalam perjalanan karir dan juga bersama keluarga. Tak terasa waktu terus bergulir dan makin banyak undangan yang datang mengisi kursi demi kursi yang sudah disediakan panitia.
Jam dua lewat barulah acara dimulai. Tokoh yang pernah menjadi menteri dan presiden ini pun tiba. Inilah kali pertama saya melihat beliau dengan mata kepala sendiri. Memang imut! Lha??
Memang kesan itulah yang pertama kali ditangkap oleh mata saya. Apalagi para pengiring beliau semakin menambah kesan itu. Begitu imut dan tak jauh dari ciri khasnya Topi Panama.
Sayang, beliau jauh dari jangkauan lensa saya.
Akhirnya harus bersabar menunggu hingga beliau hadir di atas panggung. Meski jaraknya juga lumayan sih hehe... 

 


Nah, baru keliatan figur yang tetap energik di usia kepala delapan ini. Berbicara dengan penuh semangat dan ingin sekali bisa berbagi dengan para generasi muda.
Hanya saja sayang banget, sound system-nya kurang bening. Jadi suara beliau tak tertangkap jelas spelling-nya. Dan anehnya menjelang beliau menutup pidatonya, baru deh terdengar jelas. Jadinya saya hanya bisa menangkap jelas kalimat penutupnya saja yaitu Iman, takwa dan bekerja keras, itulah kuncinya. No Pokemon Go!

Tapi ada satu hal yang tak kalah menarik dari acara ini. Yaitu unsur kedaerahannya. Salah satunya adalah dengan hadirnya si abang pedagang Kerak Telor yang merupakan kuliner khas Betawi. 






Meski sedang berpuasa, Bang Pian yang biasa mangkal di Museum Fatahillah ini tak henti meracik kerak telor demi kerak telor yang legit dan gurih untuk para pengunjung. Gratis! ^__^

Komentar

Pos populer dari blog ini

Ceritaku (My Story), Misteri Kunci Berbau Wangi

The Story Aira Kimberly
            “Ma, tolong buka pintu gerbangnya ya!” Papa menghentikan mobil persis di depan rumah. “Biar aku saja, Pa!” Andika melesat turun. “Kasihan Mama, kan, capek.” “Ini kuncinya,” Mama menyerahkan serangkaian kunci ke tangan Andika lewat jendela depan. Andika menerimanya lalu bergegas menuju ke gerbang. Rumah terlihat gelap karena lampu-lampu belum dihidupkan. Jalanan yang macet membuat mereka Pulang kemalaman dari acara  keluarga di puncak. Dalam kegelapan malam, tangan Andika meraba-raba mencari gembok. Tetapi aneh, gembok besar yang biasanya dengan mudah ditemukan, tidak ada! Andika merasa curiga. Dia mendorong pintu gerbang itu. “Tidak terkunci!” Andika berseru kaget melihat gerbang itu membuka dengan mudahnya. Mobil yang dikendarai Papa lalu masuk ke dalam halaman. “Trims, sayang!” ucap Mama. “Ma, Pa, sepertinya ada yang aneh, deh,” Andika berkata. “Apanya yang aneh, Dika?” tanya Mama. “Masa pintu gerbangnya enggak dikunci?” “Ah, masa?” Papa bergegas mengecek ke …

PELIT?

Seorang teman bilang,"Mbak Aira pelit!" Ucapan ini sungguh menyentak. Teman ini bilang kalau aku pelit berbagi. Pelit berbagi? Ah, masa sih? Selama ini aku merasa aku ini apalah. 2006 lalu, aku ini apalah saat ikutan gabung di pelataran masjid Salman ITB. Ngaririung bersama teman-teman FLP Bandung. 2007, aku ini apalah saat gabung dengan FLP Jakarta. Masih terkenang saat-saat menimba ilmu penulisan di pelataran masjid Amir Hamzah yang terkenal dengan 'mimazah.' Sayang, masjid ini sudah tak ada bekasnya lagi di Taman Ismail Marzuki.

Wisata Menarik di Pulau Belitung

image : bagus-inesia.blogspot.com

Hallo guys, apakah kalian pernah datang ke Pulau Belitung? Kalau belum, kamu harus banget nih dateng kesini guys, karena pulau ini memiliki keindahan yang luar biasa menakjubkan. Menurut cerita, pulau ini adalah bagian semenanjung utara pulau Bali yang terputus dan kemudian terbawa arus hingga ke Pulau Sumatera. Percaya gak guys? Benar atau tidaknya cerita tersebut, yang pasti keindahan pulau ini memang tak kalah dengan Pulau Bali ya guys. Untuk liburan ke Pulau Belitung, kamu bisa terbangdengan Citilink dengan mengikuti promo – promo terntentu guys. Dengan mengikuti promo, kamu akan mendapatkan harga terbaik mulai dari Rp299.000,- untuk tujuan penerbangan Jakarta – Tanjung Pandan, hmm cukup murah ya. Well, jika di Pulau Belitung ini apa ya guys wisata yang paling menarik? Hmm, banyak banget nih guys tempat yang bisa kamu kunjungi disini, dari mulai yang baru terekspos, sampai yang masih tersembunyi. Pulau ini cukup terkenal dengan keindahan pantainya ya…