Skip to main content

Profil Blogger : Liza P Arjanto Sang Cerpenis

Karena nama Liza cukup umum, ya. Awalnya saya tak menduga bahwa Liza yang ini ternyata Liza yang itu lho! Siapa sih yang nggak kenal Liza P Arjanto yang cerpenis itu? Cerpen-cerpennya tersebar di sejumlah media ternama di Indonesia. Dimuat di majalah Gadis, Femina, Tabloid Nova, Harian Kompas dan media cetak lainnya.
Saat menyambangi
 www.lizapermasih.com maka kekaguman saya pada sosok ibu enam anak ini makin bertambah. Selain berkarya melalui cerpen, ternyata beliau juga sudah menerbitkan banyak buku! Tercatat ada tiga buku parenting dan empat judul buku inspiratif yang sudah diterbitkannya.Wow, keren!

Mulai Ngeblog
Bicara tentang blog, saya pun jadi penasaran dan bertanya, kapan pertamakalinya seorang Liza P Arjanto  melakukan aktivitas menulis di blog. Dan ternyata aktivitas ngeblog sudah dimulainya sejak tahun 2014. Namun Liza baru mulai serius ngeblog pada tahun 2016.
Alasan ngeblog pada awalnya adalah untuk  menjadikan blog sebagai etalase karya. Karena itulah, Liza P Arjanto memajang karya-karyanya yang berhasil menembus media di blog.
Pertemanan yang semakin luas juga merupakan salah satu nilai tambah yang didapatkan Liza dari blog. Meski saat memulai membuat akun blog dulu hanya berawal dari blogspot yang tak berbayar.
Merasa blognya masih unyu karena belum menghasilkan nominal, namun menurut Liza, blogger itu merupakan sebuah profesi. Karena blogger adalah orang yang memilih blog sebagai media menulis, berbagi informasi dan sebagainya serta sebagai mata pencaharian.
Selain ngeblog, Liza juga menulis untuk media online yaitu di web parenting The AsianParent Indonesia dan proyek-proyek  nulis lainnya.

Blog Media Informasi
Liza P Arjanto memiliki harapan bahwa  blog bisa menjadi media sharing yang menyajikan informasi yang bermanfaat. Di sisi lain, Liza juga berharap para blogger semakin bersatu, saling support, dan semakin mampu menghargai sesamanya dengan tidak asal copas artikel untuk kepentingan pribadi. Hal ini disebabkan rasa prihatinnya atas fenomena plagiat yang ramai di dunia maya sejak dulu.
Sebagai penutup, Liza P Arjanto membagi kiat bahwa menjadi seorang blogger itu berarti  harus mau belajar  dan terus  belajar. Pantang menyerah serta jangan segan untuk bergabung di dalam komunitas blogger.
Liza P. Arjanto. Sungguh suatu kehormatan bisa mengenal sosoknya dan  menjalin pertemanan sebagai blogger  ^__^
Kamu bisa berinteraksi dengan Liza P Arjanto melalui akun Facebooknya di Liza P Arjanto, Twitter @LizaArjanto, dan email: liza.arjanto@gmail.com

 By
Aira Kimberly

Comments

  1. Mba LIza keren ya, bisa terus produktif menghasilkan karya. Nunggu tips mengatur waktunya ah. :D

    ReplyDelete
  2. Trims Aira... senang berkenalan denganmu juga...

    ReplyDelete
  3. semoga dengan ngeblog, kita sharing hal-hal bermanfaat ya Mbak. spt yg dilakukan oleh mbak Liza Permasih

    ReplyDelete
  4. ahh, emang sosok yang menginspirasi banget, keren abis niy Mba Liza.
    saluut..luar biasa disamping mengasuh ke enam buah hatinya, masih aja produktif!

    ReplyDelete

Post a Comment

Terimakasih sudah berkunjung ke blog ini, mohon maaf karena komentar akan dimoderasi dulu. Mohon ditunggu kunjungan balik saya ^__^

Popular posts from this blog

Investasi Cerdas untuk Masa Depan Cerah

“Kek Seno kenapa, Pa?” bisikku penasaran. Punggung pria tetangga depan rumah kami itu semakin menjauh. Mengiringi langkahnya yang terseok masuk kembali ke dalam rumahnya. Suamiku menghela napas berat, “Kasihan sekali Kek Seno, Ma. Dia kehilangan pekerjaannya di pabrik panci. Ada peremajaan karyawan, katanya.” “Iya sih. Aku sudah dengar kabar itu. Tapi kan Kek Seno, dapat pesangon dong!” Suamiku menggeleng. “Lho, masa enggak sih?

Mengajar Anak Menulis Cerita Anak

Orang tua mana sih yang tak bangga jika anaknya punya kemampuan khusus hingga punya prestasi? Apalagi jika kemampuan tersebut tak dimiliki oleh semua anak atau unik. Salah satunya adalah kemampuan untuk menulis. Dalam hal ini, saya khusus membahas tentang menulis cerita anak yang masuk ke dalam ranah fiksi.
Ada tiga kategori tulisan yang kita bisa kenali yaitu karya fiksi, non fiksi dan faksi yang merupakan campuran dari karya fiksi dan non fiksi alias fakta dan fiksi.
Nah, kembali pada topik mengajar anak menulis cerita. Berdasarkan pengalaman saya mengajar anak-anak, termasuk anak sendiri, hal yang paling penting adalah tidak memaksa anak. Dianjurkan anak ikut kelas menulis atas keinginan sendiri.
Sungguh beruntung jika anak tersebut sudah punya minat dan bakat. Tinggal terus berlatih dan banyak membaca sambil terus didampingi, maka insya Allah karya anak tersebut akan cepat berkembang ke arah yang lebih baik.
Dilanjutkan dengan membekali anak dengan ilmu bagaimana menulis cerita anak y…

Belajar Bersama di Kuliah Online Universitas Terbuka

Universitas Terbuka atau lebih kita kenal dengan UT ini, merupakan Perguruan Tinggi negeri ke 45 di Indonesia.UT diresmikan pada tanggal 4 September 1984 dengan berdasarkan kepada Keputusan Presiden RI No. 41 Tahun 1984. Nah, dalam rangka milad ke 30 tahun UT, dengan dedikasi dan pengalamannya yang sudah teruji, Universitas Terbuka mempersembahkan Kuliah Terbuka Online. Targetnya adalah masyarakat luas dari segala lapisan.Kalau saya sih semangat sekali bisa ikut karena Rasulullah saw kan menyuruh kita untuk belajar sepanjang hayat :)  Yuks, bagi yang berminat aku bagi infonya disini ;)
Step 1 : Kita masuk dulu ke laman MOOC UT, yaitu dengan cara klik link berikut :                                                                    http://moocs.ut.ac.id/ 

kemudian klik tulisan Login berwarna biru muda di sudut kanan atas. Maka akan keluar tampilan berikut : 

Ada permintaan akan Username dan password jika Anda hendak melanjutkan masuk ke dalam laman ini. Namun jika Anda baru berkunjung…