Langsung ke konten utama

Anak Perempuan Emang Napa?

Saat aku hamil anak pertama yang ternyata anak perempuan, suamiku senang banget. Maklum dia berlima bersaudara, lelaki semua!
Belum empat puluh hari usianya, si sulung anak perempuan kami ini sudah dibelikan satu lusin baju  imut dengan bawahannya model rok mini oleh ayahnya :D Hello, Yah. Itu baju nunggu dua tahun lagi baru bisa dipakai lah yaa! *Gubraak!
Enam tahun lamanya si sulung puas menjadi anak perempuan satu-satunya di keluarga sampai adiknya lahir dan ternyata juga anak perempuan! Dan itu tak merubah rasa bahagia dan syukur yang kami panjatkan seperti halnya saat mendapatkan anak perempuan pertama.
Alhamdulillah anak perempuan kedua ini lekas punya adik. Belum dua tahun usianya udah harus bersiap dengan kehadiran anggota baru di keluarga kami. Si Ayah udah girang banget berharap dia akan punya anak perempuan lagi. Sampai merancang merk usahanya akan diberi nama Tiga Dara.
Eh, ternyata anak ketiga berjenis kelamin lelaki! :D Hahay! Si ayah punya teman bareng sholat Jumat sekarang.
Nah, kembali ke topik utama tadi.
Anak perempuan emang, napa?


anak perempuan
pic courtesy of : www.solokebaya.net

Ini berawal dari selentingan ucapan dua ibu muda yang lagi duduk di samping saya di commuter line.
Hari gini, mending punya anak lelaki aja deh, keluh  si ibu berbaju pink.
Lha, kenapa memangnya Jeng?” tanya temennya si ibu berbaju hijau.
Ga mudah membesarkan anak perempuan di zaman sekarang,Jeng. Seks bebas, narkoba, gaya hidup yang mengundang anak untuk konsumtif, dan sekarang ada lagi tuh SSA.
SSA? Apaan tuh?” si ibu berbaju hijau mengernyitkan alisnya.
Same sex attraction. Itu lho pecinta sesama jenis.”
OMG!
Nah, mending punya anak lelaki kan Jeng daripada anak perempuan?”

Lha, anak perempuan emang napa? Batinku.
Kan yang ngasih anak perempuan Allah. Bukannya kita yang menentukan jenis kelamin si anak itu sendiri. Aku hanya bisa ngebatin. Abis, kalau ikutan nimbrung ntar dikira sok tau lagi.
Mending intropeksi diri dah sembari istighfar. Jari-jemari pun ngegugel di hape. Kata kuncinya : anak perempuan di dalam Islam. Nah, ini dia jawabannya :
Ternyata, di dalam ajaran Islam para orangtua yang bisa mendidik anak-anak perempuan mereka dengan baik,ikhlas dan penuh kasih sayang akan memperoleh surga sebagai ganjarannya.
Bukannya ikutan mensuport anak melakukan perbuatan keliru seperti halnya ibu seorang artis barat yang mendukung anaknya menjadi lesbian. Nauzubillahminzalik!
So, anak perempuan emang napa? Bagaimana jadinya kelak anak perempuan kita adalah tanggung jawab kita sebagai orangtua. Jadi, sebelum menjadi orangtua sebaiknya mempersiapkan diri dulu biar ga galau. Tul betul betul? 
Curhatannya Aira Kimberly

Twitter : @airakim
IG: airakimber
note:yang follow aku pasti kufollback ya, Trims!^__^

Komentar

  1. Setuju Mak, mau perempuan, mau laki-laki ya balik lagi k cara orang tua mendidiknya ya :)

    BalasHapus
    Balasan
    1. Benar banget Mbak Ade :) Yang paling utama itu adalah pola pikir kita sebagai orangtua. Sebelum memutuskan menikah harus siap dulu lahir batin ;)

      Hapus
  2. Hehehe mau cewek mau cowok urusan Tuhan, tugas kita sbg ortu ngebesarin n ngedidik amanah-Nya :D

    BalasHapus
  3. emgnya anak laki ga bakal terjerat ama apa yg dia takutin tadi yaa :D... itu mah tergantung dr pendidikan ortunya ya mba... dan lingkungan tempat dia dibesarin... :) anakku pertama jg perempuan, dan kita seneng bgt krn kebanyakan di keluarag semua co :D

    BalasHapus
    Balasan
    1. Iya Mbak Fanny. Zaman sekarang ini, mendidik anak lelaki sama beratnya dengan mendidik anak perempuan. Apalagi anak lelaki kelak akan menjadi pemimpin baik untuk dirinya, keluarganya dan juga di masyarakat.

      Hapus
  4. Sekarang menjaga anak laki2 juga susah Mbk, banyak kasus LBGT itu sereem juga kasus pedofil jadi kudu tetap waspada.

    BalasHapus
  5. Setuju Mbak Naqi. Apalagi pelaku pedofil ini pandai menyembunyikan perilakunya. Kadang kita gak sadar kalau ternyata pelaku berada sangat dekat dengan lingkungan keluarga kita.

    BalasHapus
  6. anak laki-laki atau perempuan tetap akan menjadi pembawa kebahagiaan untuk orang tuanya yah Mbak :)

    BalasHapus
  7. Benar banget mbak Ira :) Sepanjang orangtua mendidik anak mereka dengan baik, insha Allah kelak anak-anak laki atau perempuan akan menjadi pembawa kebahagiaan untuk orangtua mereka ^__^

    BalasHapus
  8. Gak ada bedanya tuh laki ma perempuan. Tapi tergantung persepsi tiap orang sih.

    BalasHapus
    Balasan
    1. Iya sih. Anak laki dan anak perempuan masing-masing punya kelebihan sendiri ;)

      Hapus
  9. balikan mbak..kalau saya bilangnya, anak lelaki emang napa? he2..barusan saya curhat di blog saya :)

    BalasHapus
    Balasan
    1. Hehe.. emang selalu ada aja yang kudu dijadiin bahan ya mbak :)

      Hapus

Posting Komentar

Pos populer dari blog ini

Ceritaku (My Story), Misteri Kunci Berbau Wangi

The Story Aira Kimberly
            “Ma, tolong buka pintu gerbangnya ya!” Papa menghentikan mobil persis di depan rumah. “Biar aku saja, Pa!” Andika melesat turun. “Kasihan Mama, kan, capek.” “Ini kuncinya,” Mama menyerahkan serangkaian kunci ke tangan Andika lewat jendela depan. Andika menerimanya lalu bergegas menuju ke gerbang. Rumah terlihat gelap karena lampu-lampu belum dihidupkan. Jalanan yang macet membuat mereka Pulang kemalaman dari acara  keluarga di puncak. Dalam kegelapan malam, tangan Andika meraba-raba mencari gembok. Tetapi aneh, gembok besar yang biasanya dengan mudah ditemukan, tidak ada! Andika merasa curiga. Dia mendorong pintu gerbang itu. “Tidak terkunci!” Andika berseru kaget melihat gerbang itu membuka dengan mudahnya. Mobil yang dikendarai Papa lalu masuk ke dalam halaman. “Trims, sayang!” ucap Mama. “Ma, Pa, sepertinya ada yang aneh, deh,” Andika berkata. “Apanya yang aneh, Dika?” tanya Mama. “Masa pintu gerbangnya enggak dikunci?” “Ah, masa?” Papa bergegas mengecek ke …

PELIT?

Seorang teman bilang,"Mbak Aira pelit!" Ucapan ini sungguh menyentak. Teman ini bilang kalau aku pelit berbagi. Pelit berbagi? Ah, masa sih? Selama ini aku merasa aku ini apalah. 2006 lalu, aku ini apalah saat ikutan gabung di pelataran masjid Salman ITB. Ngaririung bersama teman-teman FLP Bandung. 2007, aku ini apalah saat gabung dengan FLP Jakarta. Masih terkenang saat-saat menimba ilmu penulisan di pelataran masjid Amir Hamzah yang terkenal dengan 'mimazah.' Sayang, masjid ini sudah tak ada bekasnya lagi di Taman Ismail Marzuki.

Wisata Menarik di Pulau Belitung

image : bagus-inesia.blogspot.com

Hallo guys, apakah kalian pernah datang ke Pulau Belitung? Kalau belum, kamu harus banget nih dateng kesini guys, karena pulau ini memiliki keindahan yang luar biasa menakjubkan. Menurut cerita, pulau ini adalah bagian semenanjung utara pulau Bali yang terputus dan kemudian terbawa arus hingga ke Pulau Sumatera. Percaya gak guys? Benar atau tidaknya cerita tersebut, yang pasti keindahan pulau ini memang tak kalah dengan Pulau Bali ya guys. Untuk liburan ke Pulau Belitung, kamu bisa terbangdengan Citilink dengan mengikuti promo – promo terntentu guys. Dengan mengikuti promo, kamu akan mendapatkan harga terbaik mulai dari Rp299.000,- untuk tujuan penerbangan Jakarta – Tanjung Pandan, hmm cukup murah ya. Well, jika di Pulau Belitung ini apa ya guys wisata yang paling menarik? Hmm, banyak banget nih guys tempat yang bisa kamu kunjungi disini, dari mulai yang baru terekspos, sampai yang masih tersembunyi. Pulau ini cukup terkenal dengan keindahan pantainya ya…