Langsung ke konten utama

Inspirasi Menulis Cerita Anak dari Saluran Mandarin Miao Mi 2016

Inspirasi  menulis cerita untuk anak bisa berasal dari mana saja. Misalnya dari acara peluncuran Miao Mi.  Sebuah saluran anak baru dari Hong Kong yang tayang di Indonesia pada awal tahun ini.

Saat mempelajari Miao Mi program highlight 2016, ada beberapa hal yang bisa dipetik. Sebagai berikut:

  • Menulis cerita anak yang mendidik, menghibur dan menambah luas wawasan mereka itu ternyata global cakupannya. Bukan hanya tertuju untuk anak-anak Indonesia saja. Tapi untuk semua anak di dunia.
  • Bikinlah tokoh-tokoh yang imajinatif, lucu dan menarik karakternya.
  • Ide untuk tokoh-tokoh dalam cerita anak ini bisa berasal dari karakter yang sudah ada di dunia nyata yang kemudian dikembangkan lagi. Ada juga karakter yang belum ada tapi terinspirasi dari sosok yang sudah ada. Misalnya sosok hewan seperti kucing yang kemudian dengan bantuan imajinasi dan kreatifitas, sosok kucing ini bisa berbicara dan bertingkah laku seperti manusia.
  • Target usia atau umur pembaca juga berpengaruh pada penulisan karakter tokoh-tokoh yang hendak kita tuliskan di dalam cerita anak. Termasuk juga berpengaruh pada isi cerita dan jalan ceritanya.
  • Tak ada batasan, maksimal berapa orang tokoh yang akan hadir di saat menulis cerita anak. Namun batasan minimalnya adalah dua tokoh utama.

Ya, demikian sekilas kesimpulan dari program highlight Miao Mi 2016. Semoga bermanfaat ^__^

Komentar

  1. Aman buat anak nih sepertinya. Sayang gak punya TV. Ada info lebih lengkap kah?

    BalasHapus
    Balasan
    1. klik aja link berwarna biru di paragraf satu mbak. Disitu ada info lengkapnya :)

      Hapus
  2. Menarik ya...
    Shaina anakku lagi tertariknya bahasa Jepang karena suka nonton kartun2 jepang. Coba ada ya program serupa buat belajar bahasa jepang hihi

    BalasHapus
  3. Iya ya. Kalau aku sih ngarepnya saluran tv anak berbahasa arab nih hehe

    BalasHapus

Posting Komentar

Postingan populer dari blog ini

Ceritaku (My Story), Misteri Kunci Berbau Wangi

The Story Aira Kimberly
            “Ma, tolong buka pintu gerbangnya ya!” Papa menghentikan mobil persis di depan rumah. “Biar aku saja, Pa!” Andika melesat turun. “Kasihan Mama, kan, capek.” “Ini kuncinya,” Mama menyerahkan serangkaian kunci ke tangan Andika lewat jendela depan. Andika menerimanya lalu bergegas menuju ke gerbang. Rumah terlihat gelap karena lampu-lampu belum dihidupkan. Jalanan yang macet membuat mereka Pulang kemalaman dari acara  keluarga di puncak. Dalam kegelapan malam, tangan Andika meraba-raba mencari gembok. Tetapi aneh, gembok besar yang biasanya dengan mudah ditemukan, tidak ada! Andika merasa curiga. Dia mendorong pintu gerbang itu. “Tidak terkunci!” Andika berseru kaget melihat gerbang itu membuka dengan mudahnya. Mobil yang dikendarai Papa lalu masuk ke dalam halaman. “Trims, sayang!” ucap Mama. “Ma, Pa, sepertinya ada yang aneh, deh,” Andika berkata. “Apanya yang aneh, Dika?” tanya Mama. “Masa pintu gerbangnya enggak dikunci?” “Ah, masa?” Papa bergegas mengecek ke …

PELIT?

Seorang teman bilang,"Mbak Aira pelit!" Ucapan ini sungguh menyentak. Teman ini bilang kalau aku pelit berbagi. Pelit berbagi? Ah, masa sih? Selama ini aku merasa aku ini apalah. 2006 lalu, aku ini apalah saat ikutan gabung di pelataran masjid Salman ITB. Ngaririung bersama teman-teman FLP Bandung. 2007, aku ini apalah saat gabung dengan FLP Jakarta. Masih terkenang saat-saat menimba ilmu penulisan di pelataran masjid Amir Hamzah yang terkenal dengan 'mimazah.' Sayang, masjid ini sudah tak ada bekasnya lagi di Taman Ismail Marzuki.

Jadi Percaya Diri Ngantor dengan Derma Angel

Girls, Mungkin diantara kalian ada yang pernah mengalami masalah jerawat. Tau kan bagaimana galaunya jika si makluk kecil yang nggak imut ini muncul? Saat mau pakai bedak di depan cermin terlihat ada bentol merah di permukaan kulit wajah. Gimana bisa tampil cantik dan percaya diri  jika wajah  mulusmu bertotol jerawat!  *Arrgh.   image:pixabay My Story Kalau dipikir-pikir si jerawat ini jahat juga lho. Dia tak kenal situasi sehingga suka datang di saat yang tidak tepat. Halah.. kapan ya ada saat yang tepat buat nerima jerawat bertamu? Hahaha... Kali ini si jerawat datang menghampiri Fafa putriku. Udah tau si Fafa itu harus selalu dalam penampilan prima setiap hari karena dia kan kerja dan harus ketemu banyak orang di kantor. Tapi si jerawat ini, datang tanpa diundang. Dan entah kenapa dia paling suka mampir ke pipi chubby Fafa. So pastilah Fafa kesel bin mangkel. Baperan gara-gara jerawat bisa bikin mood rusak seharian padahal Fafa kan harus selalu ramah dan tersenyum pada para customer. Ke…