Langsung ke konten utama

Bisnis Makanan Beku Bunda, Babarafionline


“Kyaa..! Roti lagi nih…” wajah Gie yang selalu ceria meredup.
“Memangnya kenapa?” Bunda heran. “Bukannya kamu paling suka roti isi coklat?”
“Iya sih, Bun. Tapi, sesekali sarapan yang lain dong. Masa  tiap pagi sarapannya ini melulu,” Gie mendesah.
“Bener, Bun. Ayah juga mau sarapan selain roti deh sesekali,” Ayah mengerdipkan sebelah matanya ke arah Gie.
“Hadeeh! Si Ayah ikutan protes, pala berbie jadi pusing nih kalau begini,” Bunda menghela napas.
“Bukannya Bun males masak sarapan yang bervariasi tiap pagi. Tapi Bun sekarang ni lagi kerepotan dikejar deadline.”
Bunda memandangi Ayah dan Gie yang hanya mingkem. 
“Biasanya pas lagi lowong, Bun kan suka masak nasgor, bubur ayam atau burger…”
“Nah, burger, mau tuh Bun! Atau kebab aja sekalian. Udah lama nih gak makan kebab!” Gie penuh  semangat merapatkan kedua belah telapak tangannya.
“Idih! Mana ada orang jualan kebab pagi-pagi begini!”
Hani yang dari tadi menjadi pengamat  langsung mengomeli adiknya.
“Ada kok, temenku si Rafi enak banget tuh. Pagi-pagi bisa sarapan kebab. Setiap pagi dia makan kebab dengan rasa yang berbeda sebelum pergi ke sekolah,” Gie menjelaskan.
“Lah, mana bisa. Kebab tuh cuma ada satu rasa aja. Kebab daging. Kecuali memang ada juga kebab ayam atau kambing. Tapi kebab yang ada pada umumnya kan kebab daging sapi,” bantah Hani.
“Benar,” Gie meraih tablet milik Bunda. “Dia pesannya di sini nih,” Gie mengetikkan kata kunci babarafionline.




Ayah,Bunda dan Hani langsung mendekat.
“Wow, frozen kebab!”  Hani berseru kagum.
“Ada tujuh rasa,” baca Ayah. “ Ada frozen kebab rasa Apple Pie, Kebab Beef, Kebab Chocoban, Kebab Chicken, Kebab Chijeu, Kebab Teriyaki dan Kebab Fruit!”
  “Ya, selain frozen kebab juga ada frozen food  dan Oleh-oleh Nusantara, murah lagi. Mulai dari lima belas ribuan,” Bunda menambahkan. 






 “Murah memang, ayo pesen!” suruh Ayah.
“Gimana caranya? Nomor telponnya berapa?” tanya Bunda.
“Oh, gak usah pakai telpon-telponan segala. Ini ada penjelasannya disini nih,” jelas Ayah.
Klik ini nih http://babarafionline.com/how-to/
alias cara memesan frozen food babarafionline :



“Nah, kalau urusan order mengorder serahkan ke Bunda,” Bunda mengambil alih tab dari tangan Gie.”Sekarang habiskan sarapan kalian dan berangkatlah ke kantor dan ke sekolah.”
Bunda langsung ambil posisi nyaman dan sibuk menelusuri website babarafionline.
Sembari terkagum-kagum.
“Keren banget ya babarafionline, ada peluang bisnis sampingan ibu rumah tangga nih!”
“Oya, bisnis apaan Bun?” tanya Ayah.
“Bisnis makanan ringan yaitu bisnis makanan beku”, jawab Bun. “Bunda atau siapa saja yang menyukai produk-produk babarafi dan juga suka bisnis boleh mendaftar menjadi agen makanan beku baba rafi. Nanti setelah mendaftar, Bun akan mendapatkan produk keagenan dan marketing tools berupa spanduk dan banner.
“Syaratnya apa saja Bun?” tanya Ayah penasaran.
“Syaratnya harus punya kulkas dua pintu atau freezer. Nah, kita kan sudah punya tuh.”
“Trus?”
“Syarat berikutnya adalah tidak tinggal atau berjualan di lokasi yang berjarak kurang dari batas radius dengan agen lain.”
“Lho, memang harus begitu Bun?” Hani bengong.
“Iya lah, jika jarak antar agen dibatasi, maka setiap agen tidak akan berebut pelanggan sehingga persaingan usaha yang gak fair gak terjadi.”
“Wah, baguslah itu,” Ayah setuju mengacungkanjempolnya.
“Trus biayanya berapa, Bun?”
“Nah, untuk menjadi agen frozen food babarafi ini, kita cukup membayar sejumlah 2,5 juta saja. Nanti bun akan mendapatkan produk keagenan senilai 1,5 juta. Plus marketing tools tadi.”
“Produk keagenannya apaan aja tuh?”
“Macem-macem. Ada kebab dan aneka jenis frozen food lainnya. Tergantung kita milihnya produk apa. Pokoke, kalau jual makanan online berkualitas seperti babarafi ini, Bun  mau ah,” Bunda berucap mantap.
“Hurray!” Gie dan Hani bersorak riang. Mulai besok sarapan pagi mereka akan jauh lebih menyenangkan ^__^


Komentar

  1. wahh beginilah kalo novelis membuar review ya...kerenn

    BalasHapus
  2. hihi, bisa aja mbak Ika :D aku mah penulis cerita bukan novelis :P

    BalasHapus
  3. yeaayyyy moga tar lagi buka usaha ini yaaaa

    BalasHapus
  4. Untuk yang bingung mau usaha apa, jadi keagenan seperti Babarafi Online ini salah satu cara melatih diri di dunia usaha, bahkan bisa-bisa sukses besar

    BalasHapus
  5. wahhh baru tau ada frozen kebab, kita bisa nyimpen di rumah sekaligus peluang usaha ya mbak

    BalasHapus
  6. aku udha nyobain kebab frozen ini, rasanya bikin nagih, mbak. :D

    BalasHapus
  7. Keren nih....bisa jadi inspirasi 😄

    BalasHapus

Posting Komentar

Postingan populer dari blog ini

Ceritaku (My Story), Misteri Kunci Berbau Wangi

The Story Aira Kimberly
            “Ma, tolong buka pintu gerbangnya ya!” Papa menghentikan mobil persis di depan rumah. “Biar aku saja, Pa!” Andika melesat turun. “Kasihan Mama, kan, capek.” “Ini kuncinya,” Mama menyerahkan serangkaian kunci ke tangan Andika lewat jendela depan. Andika menerimanya lalu bergegas menuju ke gerbang. Rumah terlihat gelap karena lampu-lampu belum dihidupkan. Jalanan yang macet membuat mereka Pulang kemalaman dari acara  keluarga di puncak. Dalam kegelapan malam, tangan Andika meraba-raba mencari gembok. Tetapi aneh, gembok besar yang biasanya dengan mudah ditemukan, tidak ada! Andika merasa curiga. Dia mendorong pintu gerbang itu. “Tidak terkunci!” Andika berseru kaget melihat gerbang itu membuka dengan mudahnya. Mobil yang dikendarai Papa lalu masuk ke dalam halaman. “Trims, sayang!” ucap Mama. “Ma, Pa, sepertinya ada yang aneh, deh,” Andika berkata. “Apanya yang aneh, Dika?” tanya Mama. “Masa pintu gerbangnya enggak dikunci?” “Ah, masa?” Papa bergegas mengecek ke …

PELIT?

Seorang teman bilang,"Mbak Aira pelit!" Ucapan ini sungguh menyentak. Teman ini bilang kalau aku pelit berbagi. Pelit berbagi? Ah, masa sih? Selama ini aku merasa aku ini apalah. 2006 lalu, aku ini apalah saat ikutan gabung di pelataran masjid Salman ITB. Ngaririung bersama teman-teman FLP Bandung. 2007, aku ini apalah saat gabung dengan FLP Jakarta. Masih terkenang saat-saat menimba ilmu penulisan di pelataran masjid Amir Hamzah yang terkenal dengan 'mimazah.' Sayang, masjid ini sudah tak ada bekasnya lagi di Taman Ismail Marzuki.

Jadi Percaya Diri Ngantor dengan Derma Angel

Girls, Mungkin diantara kalian ada yang pernah mengalami masalah jerawat. Tau kan bagaimana galaunya jika si makluk kecil yang nggak imut ini muncul? Saat mau pakai bedak di depan cermin terlihat ada bentol merah di permukaan kulit wajah. Gimana bisa tampil cantik dan percaya diri  jika wajah  mulusmu bertotol jerawat!  *Arrgh.   image:pixabay My Story Kalau dipikir-pikir si jerawat ini jahat juga lho. Dia tak kenal situasi sehingga suka datang di saat yang tidak tepat. Halah.. kapan ya ada saat yang tepat buat nerima jerawat bertamu? Hahaha... Kali ini si jerawat datang menghampiri Fafa putriku. Udah tau si Fafa itu harus selalu dalam penampilan prima setiap hari karena dia kan kerja dan harus ketemu banyak orang di kantor. Tapi si jerawat ini, datang tanpa diundang. Dan entah kenapa dia paling suka mampir ke pipi chubby Fafa. So pastilah Fafa kesel bin mangkel. Baperan gara-gara jerawat bisa bikin mood rusak seharian padahal Fafa kan harus selalu ramah dan tersenyum pada para customer. Ke…