Langsung ke konten utama

My First Published Fairytale Book in 2015 with Nusantara Bertutur & Kompas Klasika





Alhamdulillah, seems that Allah support my decision to focus on writing stories for children this year. I have been written  various stories this past seven years. Fictions and non fictions. Mostly as a ghostwriter. 
Ghostwriter is a writer who write stories, books, or articles for someone else name. This someone will pay the ghostwriter for his or her writings.
Back to my first children book on 2015. This book published by Kompas Klasika and Nusantara Bertutur. Stories in this book is not only written by me. Some author contributed too. Fita Chakra, Wylvera W, and others.
I am very proud that I can be in the same books as they are. Because they are senior children books author ^__^
My story that printed in this book is "Kuji Si Baik Hati." This story is about a dung beetle named Kuji.    

image from : cupegraf.com

Dung beetle is a kind of beetle that feed on dungs. So, nobody doubt that they are smelly. I get this idea to show a story about bullying.
Kuji as a dung beetle is being bullied in this story. You can find the whole story here . Have a good reading! ^__^   

Komentar

  1. asikk coba di klik ah siapa tau ada cerita yang bagus2 buat anak anak saya ;)

    BalasHapus
  2. wow, selamat ya mbaaa...nderek hepii....

    BalasHapus
  3. ikut senang mak. pingin juga bisa gitu. caranya gimana mak?

    BalasHapus
    Balasan
    1. Caranya yaitu dengan mengirimkan dongeng atau fabel sesuai kriteria ke alamat yang tertulis di Kompas Klasika Minggu mak. Di sana ada infonya

      Hapus
  4. Antologi ya, bagus-bagus ceritanya. Sayang jaman anak-anak masih balita dulu buku bergizi seperti ini sangat jarang.

    BalasHapus
    Balasan
    1. Benar, antologi dan bisa lolos masuk ke dalam buku perdana ini sungguh merupakan kehormatan buat saya ^_^

      Hapus
  5. waa.. ada antologinya ya? saya sudah baca ceritanya. baguus.. pengen baca yg lain juga..:D

    BalasHapus

Posting Komentar

Postingan populer dari blog ini

Ceritaku (My Story), Misteri Kunci Berbau Wangi

The Story Aira Kimberly
            “Ma, tolong buka pintu gerbangnya ya!” Papa menghentikan mobil persis di depan rumah. “Biar aku saja, Pa!” Andika melesat turun. “Kasihan Mama, kan, capek.” “Ini kuncinya,” Mama menyerahkan serangkaian kunci ke tangan Andika lewat jendela depan. Andika menerimanya lalu bergegas menuju ke gerbang. Rumah terlihat gelap karena lampu-lampu belum dihidupkan. Jalanan yang macet membuat mereka Pulang kemalaman dari acara  keluarga di puncak. Dalam kegelapan malam, tangan Andika meraba-raba mencari gembok. Tetapi aneh, gembok besar yang biasanya dengan mudah ditemukan, tidak ada! Andika merasa curiga. Dia mendorong pintu gerbang itu. “Tidak terkunci!” Andika berseru kaget melihat gerbang itu membuka dengan mudahnya. Mobil yang dikendarai Papa lalu masuk ke dalam halaman. “Trims, sayang!” ucap Mama. “Ma, Pa, sepertinya ada yang aneh, deh,” Andika berkata. “Apanya yang aneh, Dika?” tanya Mama. “Masa pintu gerbangnya enggak dikunci?” “Ah, masa?” Papa bergegas mengecek ke …

PELIT?

Seorang teman bilang,"Mbak Aira pelit!" Ucapan ini sungguh menyentak. Teman ini bilang kalau aku pelit berbagi. Pelit berbagi? Ah, masa sih? Selama ini aku merasa aku ini apalah. 2006 lalu, aku ini apalah saat ikutan gabung di pelataran masjid Salman ITB. Ngaririung bersama teman-teman FLP Bandung. 2007, aku ini apalah saat gabung dengan FLP Jakarta. Masih terkenang saat-saat menimba ilmu penulisan di pelataran masjid Amir Hamzah yang terkenal dengan 'mimazah.' Sayang, masjid ini sudah tak ada bekasnya lagi di Taman Ismail Marzuki.

Jadi Percaya Diri Ngantor dengan Derma Angel

Girls, Mungkin diantara kalian ada yang pernah mengalami masalah jerawat. Tau kan bagaimana galaunya jika si makluk kecil yang nggak imut ini muncul? Saat mau pakai bedak di depan cermin terlihat ada bentol merah di permukaan kulit wajah. Gimana bisa tampil cantik dan percaya diri  jika wajah  mulusmu bertotol jerawat!  *Arrgh.   image:pixabay My Story Kalau dipikir-pikir si jerawat ini jahat juga lho. Dia tak kenal situasi sehingga suka datang di saat yang tidak tepat. Halah.. kapan ya ada saat yang tepat buat nerima jerawat bertamu? Hahaha... Kali ini si jerawat datang menghampiri Fafa putriku. Udah tau si Fafa itu harus selalu dalam penampilan prima setiap hari karena dia kan kerja dan harus ketemu banyak orang di kantor. Tapi si jerawat ini, datang tanpa diundang. Dan entah kenapa dia paling suka mampir ke pipi chubby Fafa. So pastilah Fafa kesel bin mangkel. Baperan gara-gara jerawat bisa bikin mood rusak seharian padahal Fafa kan harus selalu ramah dan tersenyum pada para customer. Ke…