Skip to main content

Memilah Berita diantara Banyak Berita Sampah

Di era yang serba canggih sekarang ini, kita bisa mendapatkan sejumlah berita atau info dengan mudah melalui berbagai sumber. mulai dari koran, majalah, radio, televisi bahkan melalui internet.
Namun ternyata tak semu info yang tersedia itu benar adanya. banyak juga yang hanay berupa berita mengada-ada yang ditampilkan dengan baiknya sehingga terlihat layak untuk dikabarkan.
Berita seperti ini kadang bisa menyesatkan.
Misalnya, seorang siswa yang sedang disuruh mengerjakan tugas mengenai suatu hal. Misalnya mencari semua info mengenai tumbuh kembang ikan Arwana.
Setelah sang siswa mengumpulkan informasi-informasi yang dibutuhkan, dia lalu akan mulai menulis makalahnya.
Namun sayangnya, yal semua informasi itu benar sementara makalah sudah selesai dan akhirnya mendapatkan nilai yang kurang memuaskan.
Jadi, bagaimana caranya supa bisa mendapatkan informasi yang terpercaya? Jawabnya adalah dengan melihat si pemberi informasi atau sumber informasi tersebut.
Cek juga jam terbangnya. Sudah berapa lama dia menjadi si penyaji informasi. Dan salah satu tips berikutnya adalah cek sejarah kerjanya alias portofolionya. Pernahakah si penyaji informasi ini terkait sengketa yang bersumber dari penyajian informasi yang salah?
Memang, era bebas informasi seperti sekarang ini menuntut kita untuk bisa lebih bijak dalam memilih berita.



Comments

  1. nice share mbak, kadang artis cuma makan di warteg aja jad berita hehe, atau kadang mencari2 kesalahan untuk diberitakan, saya sudah jarang memantau berita hehe, soalnya kadang suka bikin esmosi, mending baca berita temen2 aja

    ReplyDelete
    Replies
    1. bener banget Mb Evrina, makanya televisi di rumah sekarang mati suri karena anak-anak lebih saya arahkan untuk membaca buku-buku bermutu daripada nonton tayangan nggak jelas

      Delete

Post a Comment

Terimakasih sudah berkunjung ke blog ini, mohon maaf karena komentar akan dimoderasi dulu. Mohon ditunggu kunjungan balik saya ^__^

Popular posts from this blog

Investasi Cerdas untuk Masa Depan Cerah

“Kek Seno kenapa, Pa?” bisikku penasaran. Punggung pria tetangga depan rumah kami itu semakin menjauh. Mengiringi langkahnya yang terseok masuk kembali ke dalam rumahnya. Suamiku menghela napas berat, “Kasihan sekali Kek Seno, Ma. Dia kehilangan pekerjaannya di pabrik panci. Ada peremajaan karyawan, katanya.” “Iya sih. Aku sudah dengar kabar itu. Tapi kan Kek Seno, dapat pesangon dong!” Suamiku menggeleng. “Lho, masa enggak sih?

Mengajar Anak Menulis Cerita Anak

Orang tua mana sih yang tak bangga jika anaknya punya kemampuan khusus hingga punya prestasi? Apalagi jika kemampuan tersebut tak dimiliki oleh semua anak atau unik. Salah satunya adalah kemampuan untuk menulis. Dalam hal ini, saya khusus membahas tentang menulis cerita anak yang masuk ke dalam ranah fiksi.
Ada tiga kategori tulisan yang kita bisa kenali yaitu karya fiksi, non fiksi dan faksi yang merupakan campuran dari karya fiksi dan non fiksi alias fakta dan fiksi.
Nah, kembali pada topik mengajar anak menulis cerita. Berdasarkan pengalaman saya mengajar anak-anak, termasuk anak sendiri, hal yang paling penting adalah tidak memaksa anak. Dianjurkan anak ikut kelas menulis atas keinginan sendiri.
Sungguh beruntung jika anak tersebut sudah punya minat dan bakat. Tinggal terus berlatih dan banyak membaca sambil terus didampingi, maka insya Allah karya anak tersebut akan cepat berkembang ke arah yang lebih baik.
Dilanjutkan dengan membekali anak dengan ilmu bagaimana menulis cerita anak y…

Belajar Bersama di Kuliah Online Universitas Terbuka

Universitas Terbuka atau lebih kita kenal dengan UT ini, merupakan Perguruan Tinggi negeri ke 45 di Indonesia.UT diresmikan pada tanggal 4 September 1984 dengan berdasarkan kepada Keputusan Presiden RI No. 41 Tahun 1984. Nah, dalam rangka milad ke 30 tahun UT, dengan dedikasi dan pengalamannya yang sudah teruji, Universitas Terbuka mempersembahkan Kuliah Terbuka Online. Targetnya adalah masyarakat luas dari segala lapisan.Kalau saya sih semangat sekali bisa ikut karena Rasulullah saw kan menyuruh kita untuk belajar sepanjang hayat :)  Yuks, bagi yang berminat aku bagi infonya disini ;)
Step 1 : Kita masuk dulu ke laman MOOC UT, yaitu dengan cara klik link berikut :                                                                    http://moocs.ut.ac.id/ 

kemudian klik tulisan Login berwarna biru muda di sudut kanan atas. Maka akan keluar tampilan berikut : 

Ada permintaan akan Username dan password jika Anda hendak melanjutkan masuk ke dalam laman ini. Namun jika Anda baru berkunjung…