Skip to main content

Bermimpi Sekejap bersama Pagelaran Mimpi


Jarum jam sudah menunjukkan angka sembilan tepat. Namun bukan berarti kami (me & Gie) harus segera berangkat. Maklum, walau sudah dipastikan akan telat sampai di lokasi Pagelaran Mimpi yang tertulis dimulai jam 9 wib, Saya punya asumsi bahwa seperti yang sudah-sudah, acara-acara seperti ini akan sedikit ngaret.
              



So, jam sembilan lewat seperempat, kami melompat ke atas bajaj biru menuju ke Taman Ismail Marzuki. TIM yang menjadi lokasi acara seminar Go Blogger ini memang hanya berjarak lima belas menit perjalanan dari kediaman kami.
Akhirnya kamipun tiba di Pagelaran Mimpi :



Kami menuju ke stand untuk konfirmasi kehadiran. Ternyata tidak ada acara pengisian absen.Kami dipersilahkan menunggu di area belakang panggung. Diinformasikan bahwa acara seminar mengenai teknik fotografi akan segera dimulai. Aku klarifikasi, bahwa kami akan mengikuti Seminar Go Blogger saja.
Olala, ternyata Seminar Go Blogger baru akan dimulai jam 12 siang! Wuaduh! Protesku, bahwa di undangan tertera bahwa acara akan dimulai jam 9 pun ternyata tak digubris panitia. Yo weslah, karena sudah nyampe di sini, kami pun menuju ke area artikel-artikel yang dipajang.

Artikel pertama yang kufoto adalah artikel karya mak Ika Koentjoro  yang berjudul "Mimpi Merenovasi Ruko"



Maaf mak Ika, fotonya nggak maksimal. Maklum pake hape jadul dan masih dalam kondisi jetlag pula *ngeles :P Artikelnya menarik dan aku sempat membubuhkan tandatanganku di samping artikel ini.

Jepretan hapeku berikutnya ada karya mak Grace yang berjudul "Mimpi untuk Kesehatan Indonesia". Wah, mak Grace benar-benar menuliskan impian dan suara hatinya. Tak rugi untuk ikut membubuhkan tandatangan di samping artikel ini ;) 



Foto berikutnya adalah foto dari artikel karya mak Evrina berjudul Berani Menoreh Mimpi. Yang juga tak luput dari bubuhan tandatangan si penjepret tentunya :D


Wow.  Judulnya saja udah keren bingits ya. Apalagi artikelnya ^__^

Jepretan berikutnya adalah artikel karya mak Ferdias Bookelmann plus tandatangan penuh cinta :D. Nggak kalah keren dari artikel-artikel emaks sebelumnya ^__^




Demikian emaks, hasil jepretanku. Semoga jadi pemenangnya ya!.Maklum, kami tak sanggup mengikuti acara sampai akhir dan terpaksa meninggalkan arena sebelum acara Seminar Go Blogger dimulai. Sebab acaranya molor bingits emak, padahal sebagai emak rempong, di rumah sudah ada yang menunggu untuk makan siang bersama dan menghabiskan sisa hari minggu untuk menyiapkan keperluan di hari kerja 5 hari ke depan.  

Oya, meski tak mengikuti acara sampai akhir, tetep saja ada untungnya. Kami bisa kopdar dan berbincang seru dengan emak S.a.Hanniffy dan Mutiah Ohorella. Bahkan bisa pulang bareng dengan S.a.Hanniffy yang cantik dan baik hati ^__^   





Comments

  1. aku gak bisa kemana-mana lagi, hiks.. abis datang ke seminar mas yang paling ganteng itu, langsung cabut ke planetaarium..

    ReplyDelete
  2. Hehehe...semoga bisa ketemu lagi ya.. Ketemuan nggak direncanakan selalu punya kesan tersendiri. Thnks postingannya Mak, nice! :)

    ReplyDelete
  3. Makasih banyak ya, Mak Aira cepretannya. Aku gelo gak bisa datang hiks :((

    ReplyDelete

Post a Comment

Terimakasih sudah berkunjung ke blog ini, mohon maaf karena komentar akan dimoderasi dulu. Mohon ditunggu kunjungan balik saya ^__^

Popular posts from this blog

Investasi Cerdas untuk Masa Depan Cerah

“Kek Seno kenapa, Pa?” bisikku penasaran. Punggung pria tetangga depan rumah kami itu semakin menjauh. Mengiringi langkahnya yang terseok masuk kembali ke dalam rumahnya. Suamiku menghela napas berat, “Kasihan sekali Kek Seno, Ma. Dia kehilangan pekerjaannya di pabrik panci. Ada peremajaan karyawan, katanya.” “Iya sih. Aku sudah dengar kabar itu. Tapi kan Kek Seno, dapat pesangon dong!” Suamiku menggeleng. “Lho, masa enggak sih?

Mengajar Anak Menulis Cerita Anak

Orang tua mana sih yang tak bangga jika anaknya punya kemampuan khusus hingga punya prestasi? Apalagi jika kemampuan tersebut tak dimiliki oleh semua anak atau unik. Salah satunya adalah kemampuan untuk menulis. Dalam hal ini, saya khusus membahas tentang menulis cerita anak yang masuk ke dalam ranah fiksi. Ada tiga kategori tulisan yang kita bisa kenali yaitu karya fiksi, non fiksi dan faksi yang merupakan campuran dari karya fiksi dan non fiksi alias fakta dan fiksi. Nah, kembali pada topik mengajar anak menulis cerita. Berdasarkan pengalaman saya mengajar anak-anak, termasuk anak sendiri, hal yang paling penting adalah tidak memaksa anak. Dianjurkan anak ikut kelas menulis atas keinginan sendiri. Sungguh beruntung jika anak tersebut sudah punya minat dan bakat. Tinggal terus berlatih dan banyak membaca sambil terus didampingi , maka insya Allah karya anak tersebut akan cepat berkembang ke arah yang lebih baik. Dilanjutkan dengan membekali anak dengan ilmu bagaim

Belajar Bersama di Kuliah Online Universitas Terbuka

Universitas Terbuka atau lebih kita kenal dengan UT ini, merupakan Perguruan Tinggi negeri ke 45 di Indonesia.UT diresmikan pada tanggal 4 September 1984 dengan berdasarkan kepada Keputusan Presiden RI No. 41 Tahun 1984. Nah, dalam rangka milad ke 30 tahun UT, dengan dedikasi dan pengalamannya yang sudah teruji, Universitas Terbuka mempersembahkan Kuliah Terbuka Online. Targetnya adalah masyarakat luas dari segala lapisan.Kalau saya sih semangat sekali bisa ikut karena Rasulullah saw kan menyuruh kita untuk belajar sepanjang hayat :)  Yuks, bagi yang berminat aku bagi infonya disini ;) Step 1 : Kita masuk dulu ke laman MOOC UT, yaitu dengan cara klik link berikut :                                                                                                                             http://moocs.ut.ac.id/  kemudian klik tulisan Login berwarna biru muda di sudut kanan atas. Maka akan keluar tampilan berikut :  Ada permintaan akan Username dan password