Skip to main content

Internet mencetak Generasi Baru, Generasi Penipu. benarkah?







Sinyo Egie, seorang penulis dan trainer parenting  mengadakan sejumlah penelitian sebelum menuliskan bukunya "Generasi Penipu." Bahwa, internet yang sudah merambah ke seluruh penjuru mata angin. Dari kota hingga ke sudut-sudut desa, ibarat sebuah pisau bermata dua jika kita tak bijak menyikapinya.
Orang dewasa saja bisa terbius dan duduk selama berjam-jam di depan komputer atau gadgetnya lupa makan, tidur apalagi ibadah. Apalagi anak-anak dan remaja.
Bersyukurlah anak-anak yang memiliki orang tua melek teknologi dan memiliki wawasan luas dalam berinternet sehat. Lalu, bagaimana dengan orangtua yang sibuk? Siapa yang menjadi pendamping anak saat berinternet? 
Dan,  bagaimana dengan anda sendiri, sudahkah anda mendampingi anak dalam berinternet? Bagaimana cara Anda melakukan pendampingan? Yuk, bahas tuntas bersama Mas Sinyo Egie. 
Kita ketemuan plus kopdaran dan juga beramal buat yang Anda mau nyumbang buku-buku untuk Papua. Teman-teman dari @bukuntukpapua standby di sana menunggu sumbangan buku-buku dari Anda.

Comments

Post a Comment

Terimakasih sudah berkunjung ke blog ini, mohon maaf karena komentar akan dimoderasi dulu. Mohon ditunggu kunjungan balik saya ^__^

Popular posts from this blog

Investasi Cerdas untuk Masa Depan Cerah

“Kek Seno kenapa, Pa?” bisikku penasaran. Punggung pria tetangga depan rumah kami itu semakin menjauh. Mengiringi langkahnya yang terseok masuk kembali ke dalam rumahnya. Suamiku menghela napas berat, “Kasihan sekali Kek Seno, Ma. Dia kehilangan pekerjaannya di pabrik panci. Ada peremajaan karyawan, katanya.” “Iya sih. Aku sudah dengar kabar itu. Tapi kan Kek Seno, dapat pesangon dong!” Suamiku menggeleng. “Lho, masa enggak sih?

Mengajar Anak Menulis Cerita Anak

Orang tua mana sih yang tak bangga jika anaknya punya kemampuan khusus hingga punya prestasi? Apalagi jika kemampuan tersebut tak dimiliki oleh semua anak atau unik. Salah satunya adalah kemampuan untuk menulis. Dalam hal ini, saya khusus membahas tentang menulis cerita anak yang masuk ke dalam ranah fiksi. Ada tiga kategori tulisan yang kita bisa kenali yaitu karya fiksi, non fiksi dan faksi yang merupakan campuran dari karya fiksi dan non fiksi alias fakta dan fiksi. Nah, kembali pada topik mengajar anak menulis cerita. Berdasarkan pengalaman saya mengajar anak-anak, termasuk anak sendiri, hal yang paling penting adalah tidak memaksa anak. Dianjurkan anak ikut kelas menulis atas keinginan sendiri. Sungguh beruntung jika anak tersebut sudah punya minat dan bakat. Tinggal terus berlatih dan banyak membaca sambil terus didampingi , maka insya Allah karya anak tersebut akan cepat berkembang ke arah yang lebih baik. Dilanjutkan dengan membekali anak dengan ilmu bagaim

Es Lidah Buaya dari Ketan Susu Cilandak

Ladies, sepulang dari tempat hangout paling asyik di Jakarta Selatan, saya tak bisa menahan diri untuk membawa pulang hasil panenan Kedai Ketan Susu Cilandak. Ya, bukan hanya ketan susu saja yang ada di sana, tapi ada juga aneka buah dan sayur. Salah satunya Lidah buaya. Lidah buaya   segar  jumbo ini mau diapakan ya? Saya belum punya  pengalaman mengolah lidah buaya sebelumnya.