Skip to main content

Belajar Bersama di Kuliah Online Universitas Terbuka



Universitas Terbuka atau lebih kita kenal dengan UT ini, merupakan Perguruan Tinggi negeri ke 45 di Indonesia.UT diresmikan pada tanggal 4 September 1984 dengan berdasarkan kepada Keputusan Presiden RI No. 41 Tahun 1984.
Nah, dalam rangka milad ke 30 tahun UT, dengan dedikasi dan pengalamannya yang sudah teruji, Universitas Terbuka mempersembahkan Kuliah Terbuka Online. Targetnya adalah masyarakat luas dari segala lapisan.Kalau saya sih semangat sekali bisa ikut karena Rasulullah saw kan menyuruh kita untuk belajar sepanjang hayat :)  Yuks, bagi yang berminat aku bagi infonya disini ;)

Step 1 : Kita masuk dulu ke laman MOOC UT, yaitu dengan cara klik link berikut :
                                                        
                                                                   http://moocs.ut.ac.id/ 


kemudian klik tulisan Login berwarna biru muda di sudut kanan atas. Maka akan keluar tampilan berikut : 


Ada permintaan akan Username dan password jika Anda hendak melanjutkan masuk ke dalam laman ini. Namun jika Anda baru berkunjung, maka pastilah belum memiliki Usernama dan password. Solusinya adalah dengan kembali ke laman sebelumnya dan melakukan klik pada ikon berwarna hijau siluet kepala tiga  orang berwarna putih yang bertuliskan kalimat : Registrasi Pengguna 



Setelah melakukan klik, maka akan keluar formulir yang harus Anda isi seperti gambar dibawah ini. isilah dengan benar


Isilah dengan lengkap dan benar kemudian klik bar berwarna biru  yang bertuliskan "Buat Keanggotaan Baru" Kemudian cek email yang telah Anda daftarkan tadi, di sana akan ada link konfirmasi keanggotaan sehingga Anda bisa login ke situs MOOC Universitas Terbuka berikut:  


Masukkan username dan ketikkan password yang telah Anda daftarkan sebelumnya. Sekarang Anda pun bisa masuk dan memilih kuliah online yang hendak Anda ikuti. Ada 5 pilihan mata kuliah online yaitu :

1. Public Speaking, 
2. Manajemen Pemasaran 
3. Pendidikan Jarak Jauh 
4. English for Children 
5. Aneka Pengolahan Pangan 

Silahkan pilih Mata Kuliah yang Anda sukai. Selamat belajar!^__^ 
  

Comments

  1. ho hoooo.. wah baru tau... kayanya asyik

    ReplyDelete
  2. Bayar nggak kuliah onlinenya? :)

    ReplyDelete
    Replies
    1. Gratiss mak Indah :D Plus Sertifikat buat yang lulus (y)

      Delete
  3. Wah, mau ikutan ah mbaakk :) Lumayan belajar gratisss..

    ReplyDelete
  4. Hayuk mbak Arifah, jangan sampai telat daftarnya :)

    ReplyDelete
  5. msh bisa ga mba aira, ko aq daftar ga bs2 ya :)

    ReplyDelete
  6. mbak Ria Buchari, sepertinya masa pendaftaran sudah lewat mbak. nanti kalau ada penerimaan lagi aku infoin via blog ini ya :)

    ReplyDelete
  7. Mbak,utk sertifikatnya dpt hardcopynya jg atau hanya sertifikat online?

    ReplyDelete

Post a Comment

Terimakasih sudah berkunjung ke blog ini, mohon maaf karena komentar akan dimoderasi dulu. Mohon ditunggu kunjungan balik saya ^__^

Popular posts from this blog

Investasi Cerdas untuk Masa Depan Cerah

“Kek Seno kenapa, Pa?” bisikku penasaran. Punggung pria tetangga depan rumah kami itu semakin menjauh. Mengiringi langkahnya yang terseok masuk kembali ke dalam rumahnya. Suamiku menghela napas berat, “Kasihan sekali Kek Seno, Ma. Dia kehilangan pekerjaannya di pabrik panci. Ada peremajaan karyawan, katanya.” “Iya sih. Aku sudah dengar kabar itu. Tapi kan Kek Seno, dapat pesangon dong!” Suamiku menggeleng. “Lho, masa enggak sih?

Mengajar Anak Menulis Cerita Anak

Orang tua mana sih yang tak bangga jika anaknya punya kemampuan khusus hingga punya prestasi? Apalagi jika kemampuan tersebut tak dimiliki oleh semua anak atau unik. Salah satunya adalah kemampuan untuk menulis. Dalam hal ini, saya khusus membahas tentang menulis cerita anak yang masuk ke dalam ranah fiksi.
Ada tiga kategori tulisan yang kita bisa kenali yaitu karya fiksi, non fiksi dan faksi yang merupakan campuran dari karya fiksi dan non fiksi alias fakta dan fiksi.
Nah, kembali pada topik mengajar anak menulis cerita. Berdasarkan pengalaman saya mengajar anak-anak, termasuk anak sendiri, hal yang paling penting adalah tidak memaksa anak. Dianjurkan anak ikut kelas menulis atas keinginan sendiri.
Sungguh beruntung jika anak tersebut sudah punya minat dan bakat. Tinggal terus berlatih dan banyak membaca sambil terus didampingi, maka insya Allah karya anak tersebut akan cepat berkembang ke arah yang lebih baik.
Dilanjutkan dengan membekali anak dengan ilmu bagaimana menulis cerita anak y…