Langsung ke konten utama

Ceritaku ( My Story)


                                           Bola Kertas yang Berjasa

                                                                              by
                                                                    Aira Kimberly

                                                                      sumber foto

"Hujan lagi, hujan lagi!" Zidan berujar. Wajahnya sama mendungnya dengan warna awan sebelum hujan.
Ia memandang keluar jendela, di sana bulir demi bulir air jatuh membasahi bumi.
Titik-titik air menempel membentuk butir-butiran bening di atas permukaan daun keladi yang lebar.
"Kenapa, Sayang?" Bunda datang menghampiri.
"Hujan lagi, Bun," jawab Zidan.
"Justru kita harus bersyukur pada Allah," Bunda berucap lembut. "Hujan itu kan membawa berkah bagi kehidupan penduduk bumi."
"Iya siy. Tapi sepatuku jadi nggak kering. Padahal besok kan sudah hari Senin," Zidan menatap lesu sepasang sepatu kets hitam di genggamannya.
"Ooh, itu toh masalahnya," Bunda  tersenyum maklum.
"Lho, Bunda kok malah senyum? Emangnya Bunda senang melihat aku harus bolos sekolah karena sepatuku masih basah?"
"Bukan begitu," Bunda menyela. "Urusan sepatu belum kering mah gampang!" Bunda menjentikkan jempol dan jari tengahnya.
"Maksud, Bunda?" Zidan masih tak mengerti.
"Sekarang, kamu pergi ke gudang dan ambil  tumpukan koran bekas  di sana ya!" Bunda memberi intruksi.
Dengan rasa penasaran Zidan bergegas ke gudang dan kembali dengan tumpukan koran bekas di tangannya.
Bunda kemudian membuka lembar demi lembar koran tersebut. Lalu meremukkannya sehingga membentuk  bola-bola kertas.
Zidan yang mengamati hal itu terkejut, "Lho, kok diremukin sih, Bun?"
"Mana sepatumu tadi? Ayo bawa kemari," Bunda tak menjawab. 
Zidan segera mengambil sepatunya dan menyerahkan pada Bunda.
Dengan cekatan Bunda memasukkan bola-bola kertas koran itu ke bagian dalam sepatu Zidan.
"Nah, setelah itu kita tunggu sampai koran ini menyerap air yang ada di dalam sepatumu," Bunda menjelaskan. "Nanti setelah korannya menjadi basah, kita ganti lagi dengan bola koran yang masih kering."
Karena sepatu zidan sudah dicuci sejak hari Sabtu sore, maka hanya lima kali ganti bola kertas saja, sepatu itu sudah kering.
Bagian  permukaan sepatu   kemudian dikeringkan oleh Bunda menggunakan  hair dryer oleh Bunda. Akhirnya sepatu itu benar-benar kering sekarang .
"Horee!" Zidan berseru gembira.
"Alhamdulillah," Bunda ikut senang."

TAMAT

Komentar

Pos populer dari blog ini

Ceritaku (My Story), Misteri Kunci Berbau Wangi

The Story Aira Kimberly
            “Ma, tolong buka pintu gerbangnya ya!” Papa menghentikan mobil persis di depan rumah. “Biar aku saja, Pa!” Andika melesat turun. “Kasihan Mama, kan, capek.” “Ini kuncinya,” Mama menyerahkan serangkaian kunci ke tangan Andika lewat jendela depan. Andika menerimanya lalu bergegas menuju ke gerbang. Rumah terlihat gelap karena lampu-lampu belum dihidupkan. Jalanan yang macet membuat mereka Pulang kemalaman dari acara  keluarga di puncak. Dalam kegelapan malam, tangan Andika meraba-raba mencari gembok. Tetapi aneh, gembok besar yang biasanya dengan mudah ditemukan, tidak ada! Andika merasa curiga. Dia mendorong pintu gerbang itu. “Tidak terkunci!” Andika berseru kaget melihat gerbang itu membuka dengan mudahnya. Mobil yang dikendarai Papa lalu masuk ke dalam halaman. “Trims, sayang!” ucap Mama. “Ma, Pa, sepertinya ada yang aneh, deh,” Andika berkata. “Apanya yang aneh, Dika?” tanya Mama. “Masa pintu gerbangnya enggak dikunci?” “Ah, masa?” Papa bergegas mengecek ke …

PELIT?

Seorang teman bilang,"Mbak Aira pelit!" Ucapan ini sungguh menyentak. Teman ini bilang kalau aku pelit berbagi. Pelit berbagi? Ah, masa sih? Selama ini aku merasa aku ini apalah. 2006 lalu, aku ini apalah saat ikutan gabung di pelataran masjid Salman ITB. Ngaririung bersama teman-teman FLP Bandung. 2007, aku ini apalah saat gabung dengan FLP Jakarta. Masih terkenang saat-saat menimba ilmu penulisan di pelataran masjid Amir Hamzah yang terkenal dengan 'mimazah.' Sayang, masjid ini sudah tak ada bekasnya lagi di Taman Ismail Marzuki.

Wisata Menarik di Pulau Belitung

image : bagus-inesia.blogspot.com

Hallo guys, apakah kalian pernah datang ke Pulau Belitung? Kalau belum, kamu harus banget nih dateng kesini guys, karena pulau ini memiliki keindahan yang luar biasa menakjubkan. Menurut cerita, pulau ini adalah bagian semenanjung utara pulau Bali yang terputus dan kemudian terbawa arus hingga ke Pulau Sumatera. Percaya gak guys? Benar atau tidaknya cerita tersebut, yang pasti keindahan pulau ini memang tak kalah dengan Pulau Bali ya guys. Untuk liburan ke Pulau Belitung, kamu bisa terbangdengan Citilink dengan mengikuti promo – promo terntentu guys. Dengan mengikuti promo, kamu akan mendapatkan harga terbaik mulai dari Rp299.000,- untuk tujuan penerbangan Jakarta – Tanjung Pandan, hmm cukup murah ya. Well, jika di Pulau Belitung ini apa ya guys wisata yang paling menarik? Hmm, banyak banget nih guys tempat yang bisa kamu kunjungi disini, dari mulai yang baru terekspos, sampai yang masih tersembunyi. Pulau ini cukup terkenal dengan keindahan pantainya ya…